Pacaran Menurut Sudut Pandang Kristen

0
13

Kata pacaran mungkin udah ga asing lagi buat kita. Seiring perubahan jaman, pacaran adalah hal yang mudah ditemukan, bahkan anak SD (sekolah dasar) saja sudah ada yang pacaran, tentunya pacaran dalam tanda kutip yaa (Cinta Monyet) . Nah bagaimana pacaran menurut sudut pandang kekristenan ? Apa sih kata Alkitab tentang berpacaran ?

Pengertian pacaran
Pengertian pacaran sepertinya sudah menjadi pengertian yang umum, secara garis besar pacaran adalah suatu hubungan tingkat lanjut setelah pertemanan/teman sejati, dalam kata lain pacaran seperti hubungan spesial yang terjadi hanya antara lawan jenis, bukan homo ataupun lesbian. Pacaran juga menunjukkan seberapa besar tingkatan kedewasaan Manusia, karena orang tersebut mampu menentukan pasangan mana yang terbaik untuk diri sendiri.

Pacaran yang sehat
Boleh ga sih pacaran ? tentu saja boleh ! tapi cara pacaran umat Kristen beda dengan umat duniawi yang hanya mengikuti hawa nafsu dan keinginan daging. Pacaran umat Kristen adalah pacaran yang sehat, menjaga kekudusan (Tubuh dan diri manusia) .

Bagaimana cara pacaran yang benar dan sehat ?
1. Berpacaran dan Kenali lebih dekat
Berpacaran itu bertujuan dasar mengenali diri pasangan anda secara lebih detail atau lebih dekat. Perhatikanlah kebiasaannya, apa yang suka dan tidak suka dilakukannya. Jika memang sudah memutuskan untuk berpacaran, lihat jati diri, agama dan juga otoritasnya, apa tujuannya berpacaran. Jangan remehkan hal-hal simpel itu, karena jika sudah menikah anda tidak bisa memisahkan diri dari pasangan anda, karena di Kristen perceraian itu di “HARAMKAN” alias tidak boleh dilakukan, sehubung salah satu dari pasangan terpisah oleh maut (sudah meninggal) baru boleh menikah lagi. Jadi Pacaran Menurut Iman Kristen dan Alkitab itu sangat penting karena berhubungan dengan masa depan mu juga.

2. Cinta yang benar dalam berpacaran menurut Alkitab dan Iman Kristen
Cinta itu merupakan salah satu anugerah terindah yang diberikan Tuhan kepada setiap manusia dan pasangan yang ada, mengapa? Seperti yang dibilang didalam Yoh 15:9-10, Tuhan mengamanatkan dan juga memberi contoh mencintai orang yang tulus dan sejati itu seperti apa, bahkan ada juga pembuktiannya. Ingat dalam berpacaran dan ketika sudah berkeluarga kamu tidak hanya “Makan Cinta” saja, tetapi harus ada pertimbangan lain yang harus dipikirkan jika sudah mencintai dalam hubungan pacaran.

Cinta dan kasih itu dibagi menjadi bermacam-macam bentuk dan rupa, seperti: Agape, Storge, Filia, Eros. Diantara semua jenis cinta kasih itu, Alkitab sangat menyarankan cinta Kasih Agape, yaitu Cinta yang tak mengharapkan balasan, ikhlas dan sepenuh hati. Setelah Agape barulah mencintai pasangan mu dengan kasih yang lainnya.

3. Kencan dan Pacaran yang benar
Seperti yang dikatakan Matius 22:37-40, Kasih yang terutama adalah kasih kepada Tuhan dan kemudian baru Kasih yang diberikan kepada sesamamu manusia. Apa hubungannya dengan kencan dalam berpacaran? Ayat tadi sangat berhubungan dengan Matius 5:27-28, bahwa kita sebagai pasangan yang sedang berpacaran butuh rambu-rambu yang jelas dalam melaksanakannya, jangan sampai-sampai pacaran justru membawa anda ke jurang dosa.

Kesimpulan
Pacaran itu boleh dan wajar, tetapi pacaran itu punya aturan dan HARUS ada Tuhan didalamnya. Bayangkan, betapa indahnya jika suatu hubungan disertai Yesus didalamnya ..

Jesus bless you 🙂

Dikutip dari : http://anak2raja.blogspot.com/2013/07/pacaran-menurut-sudut-pandang-kristen.html

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here