6:26 pm - Monday December 18, 2017

Menghadapi Kesukaran dengan Pedang Ilahi

garamdunia.com

LUKAS 22:35-36 MENGHADAPI KESUKARAN DENGAN PEDANG ILAHI

LUK 22:35. PESAN YANG LAMA DAN YANG BARU.

I. PESAN YANG DITINGKATKAN.

Putra manusia Yesus sengaja mengubah pesanNya. Ia menanyakan pelaksanaan pesan yang lalu, ternyata berjalan baik. Mereka sudah mahir hidup dengan iman, tanpa dompet, kantong dan kasut dan mereka lulus, sebab itu persyaratannya ditingkatkan lebih tinggi, bukan dirubah, sebab sudah lulus dan naik kelas.

Putra manusia Yesus selalu bicara benar, sesuai dengan apa yang didengarNya dari Bapa Yoh 5:19; 8:26.

II. DOMPET.

Dalam hal uang, mula2 mereka belajar hidup berpada,tanpa dompet tanpa (kantong) bekal dll, tetapi hidup dengan iman dan mereka lulus, (artinya tidak kekurangan, tidak berdosa (sekalipun tidak punya apa2, tidak ingin milik orang, tidak sungut2, tidak marah dll) juga tidakminta2, tidak hutang atau dosa2 lainnya jelek. Dalam perdagangan orang2  memakai uang hutang, itu resikonya besar. Dalam kebutuhan se-hari2 membiasakan diri hutang itu tidak betul Rom 13:8, biasanya ini disebabkan karena ada yang tidak beres sehingga pemeliharaan Tuhan macet. Jangan hutang tetapi berdoa, bereskan dengan Tuhan, pakai iman, Tuhan sanggup memelihara Mat 6:33), mungkin juga karena ujian seperti Ayub. Tetapi tubuh Kristus belajar menolong dan menolong dan memberi pemberian kasih 1Yoh 3:18).

Sekarang Tuhan sudah memberi berkat cukup sehingga ada uang lebih dalam dompet, meskipun demikian hatinya tetap tidak bercintakan uang, tetap bisa berpada, tidak terikat uang, tidak sombong, tidak ber-foya2, tidak berdosa apapun (orang dunia: banyak uang banyak dosa), sebab mereka sudah lulus dan ini harus terus dipertahankan. (Kalau kemudian kembali cinta uang, terikat hal2 duniawi atau berbuat dosa2 lainnya, itu berarti belum lulus). Orang yang sudah lulus seperti ini bisa dipercayai jumlah uang yang lebih besar, akan tetap tidak berdosa, tidakterikat, tetap jujur, tetap bisa berpada, bisa menjadi bendahara Tuhan, tahu kehendak Tuhan dalam hal uang dan taat memakai uang menurut kehendak Tuhan sekalipun dalam jumlah besar. Sebab itu Tuhan mempercayakan berkat lebih besar yang mereka terima dari Tuhan dengan jujur dan benar, bukan dengan siasat atau cara2 yang tidak betul.

Jadi pesan ini tidak dirubah tetapi meningkat. Lebih2 pada Minggu ke-70 Daniel, Tuhan akan memberi begitu banyak kelimpahan dalam Gereja (dan dengan sendirinya juga kepada anggota2 Gereja yang menjadi bendahara yang setiawan untuk pekerjaan Tuhan) untuk rencana besar Allah yaitu penamatan tubuh Kristus global. Kelimpahan berkat besar itu sudah dijanjikan Allahdalam Yes 60:5, 61:6 dan juga akan berlaku milik bersama (dalam Minggu ke-70 Daniel) seperti pada waktu Hujan-awal Kis 2:43-45.

III. SAAT GENTING.

Ini saat2 genting bagi Putra manusia, Ia akan masuk tingkat2 yang lebih tinggi, bahkan puncaknya, yaitu ujian akhir, sebab itu peraturan2 pelayanan ditingkatkan, dimana semua yang sudah ditulis akan digenapkan seperti yang dijelaskan dalam ayat berikutnya.

Luk 22:37

Sebab Aku berkata kepadamu bahwa apa yang tertulis haruslah digenapi di dalam-Ku: Maka Ia terhitung diantara orang-orang durhaka. Karena hal-hal yang berkenaan dengan Aku juga akan berakhir. (KJI)

Ini juga menjadi nubuatan bagi Gereja yang juga akan mengalami saat genting pada saat terakhir seperti Kepalanya. Saat yang sulit bagi Gereja itu timbul karena:

1. Dosa meningkat sangat dahsyat dalam segala segi hidup Wah 22:11, tetapi jangan lupa kesucian juga akan meningkat dan banyak orang termasuk di dalamnya! Akibat dosa yang meningkat timbul banyak bentuk kejahatan dan tindakan2 yang kejam, licik dan lain2 yang jahat. Timur tengah belum seelsai bergolak, London sudah terbakar, ketegangan antara beberapa negara makin meningkat, orang kabur, mafia dll.

2. Rencana Allah bagi Gereja akan ditamatkan Rom 11:25, seperti bagi Kristus, Kepalanya Luk 22:37. Kalau sekolah yang tinggi ditamatkan, itu berarti ujian dan ujian orang yang lebih rohani tentu lebih berat dari ujian pemula (ingat Ayub). Dan masa2 ini adlaah ujian akhir bagi Gereja, yaitu ujian besar, banyak problem dan kesulitan yang rumit (sebagai ujian akhir) dan kita harus lulus.

3. Api akan menyala di seluruh dunia Luk 12:49-50 dan ini menjadi baptisan api bagi Gereja yaitu Tirai, ujian akhir Mat 3:11.

4. Masa hukuman rumah Allah akan datang 1Pet 4:17, Yez 9:4-7. Tuhan mengizinkan banyak gangguan, serangan, aniaya terjadi pada Gereja sebagai ujian dan Gereja harus lulus yaitu dengan perlengkapan dari Tuhan yaitu Pedang ilahi dan dompet ilahi.

5. Iblis dilempar keluar dari Surga, maka tekanan bagi Gereja menjadi sangat besar, sebab iblis marah besar Wah 12:12.

Belum lagi bencana alam yang dahsyat seperti tsunami, gempa, kekacauan ekonomi dan politik dll.

Semua ini menimbulkan masa yang sangat sulit dan penuh kejahatan dan celaka. Kalau Gereja tidak diperlengkapi secara ilahi seorangpun tidak bisa tahan Mat 24:21.

Semua ini akan terjadi dalam Minggu ke-70 Daniel. Kita sudah melihat semua ini mulai digenapkan, dosa dan kejahatan meningkat di mana2. Untuk bisa hidup dalam kesucian, baik pribadi, nikah, keluarga dan Gereja itu makin sulit. Tanpa pedang dan dompet ilahi, kita dibuat tidak berdaya dan jatuh dalam dosa lalu dijerat dan ditangkap iblis. Tetapi Tuhan menyediakan perlengkapan yang canggih bagi Gereja yaitu dompet dan pedang ilahi ini.

IV. KITA MEMBUTUHKAN, TUHAN SUDAH MENYEDIAKAN.

Allah itu maha tahu dan maha kuasa, Ia tahu apa yang akan kita hadapi dan sudah menyediakan sebelumnya seperti domba jantan yang dibutuhkan Abraham untuk pengganti Ishak, Tuhan sudah menyediakannya lebih dahulu Kej 22:13. Juga Simson yang akan diserbu 1000 tentara Filistin, ia tidak membawa apa2, sebab baru diikat, tetapi Tuhan sudah menyediakan rahang keledai yang bisa dipakai untuk mengalahkan 1000 orang Filistin Hak 15:15. Ini sudah disediakan Allah lama sebelumnya sebab Allah tahu lebih dahulu dan sangat mengatur dengan sempurna. Luar biasa, Allah sanggup mempersiapkan lebih dahulu seperti ini, juga untuk kita dalam zaman kita sekarang ini.

Di mana2 terdengar berita yang dahsyat, baikdosa dan kejahatan yang tidak bisa diatasi, selalu muncul macam2 bentuk kejahatan mode baru dan tambah kejam, tambah jahat. Keluarga berantakan, anak2 makin berani dan kurang ajar, kasus2 suami-isteri yang aneh dan dahsyat, penyakit2 kejiwaan yang bertambah, juga penyakit2 ganas lainnya, terorisme, malapetaka2 dll.

Orang beriman juga menghadapinya, baik dalam pekerjaan, keuangan, pelayanan, keluarga, pergaulan dll dan makin banyak kasus2 yang tidak bisa diatasi lagi dengan segala cara2 yang biasa, sudah melebihi kemampuannya. Tetapi Allah sudah tahu lebih dahulu apa yang akan terjadi dan apa yang dibutuhkan umatNya. Dan Ia sudah menyediakannya lebih dahulu, dan apa yang sudah disediakan Allah lebih dahulu itu sangat tepat, kalau kita pasti pas 100% berhasil dan bisa masuk dalam rencana Allah yang mulia dan sempurna.

Sebetulnya Firman Tuhan dan Roh Kudus dalam tangan kita itu seperti bedil tetapi dipakai hanya seperti pentung, ini salah pakai, sebab tidak mengerti.

Seperti orang sudah membawa bedil lengkap dengan pelurunya, waktu menghadapi serangan singa, melawannya dengan memukul singa itu dengan bedil, dipakai sebagai pentung sehingga ia digigit ber-kali2, mati. Tetapi kalau ia mengerti dan dipermulaan ditembak dengan bedilnya, singanya langsung mati dan ia tidak perlu sampai luka parah hampir mati.

Kalau dipakai sebagai bedil bisa dimanfaatkan 100 kali lebih dahsyat, sehingga dalam kasus yang paling sulitpun bisa didapat kemenangan besar! Kalau tahu cara pakainya, langsung dibedil, pasti menang. Kita harus mengerti menggunakannya, jangan salah pakai. Kalau bedil hanya dipakai sebagai pentung, kita rugi, resikonya terlalu besar. Belajar mengerti dan pakai dengan betul, hasilnya bisa 100 kali lebih!

BAWA PEDANG.

Luk 22:36

Kemudian berkatalah Ia kepada mereka: Tetapi sekarang, siapa yang mempunyai sebuah dompet, hendaklah ia membawanya, demikian pula kantongnya. Dan siapa yang tidak mempunyai pedang hendaklah ia menjaul jubahnya dan membeli sebilah. (KJI)

I. PUNYA PAKAIAN, BISA BELI PEDANG.

Kalau tidak punya pedang, disuruh menjual pakaiannya untuk membeli pedang. Pakaian menceritakan tentang hidup kesucian umat Tuhan Wah 3:4; 16:15. Orang yang mempunyai pakaian kesucian akan mendapat pedang ini. Kalau bisa hidup suci, berjalan dalam Roh, akan punya pedang ini, sehingga Gereja (yaitu anggota2nya) punya perlengkapan ilahi yang canggih untuk menghadapi segala problem2nya yang makin dahsyat dalam segala segi.

II. INI PEDANG ILAHI/ ROHANI BUKAN HARFIAH, sebab:

1. Tuhan menyuruh Petrus menyarungkannya Mat 26:52.

2. Korban pedang Petrus (Malkus) diperbaiki.

3. Tuhan mengingatkan bahwa orang yang main pedang (jasmani) akan mati kena pedang Mat 26:52, Wah 13:10.

4. Putra manusia Yesus tidak mau dibela dengan pedang, Ia mau minum cawan sengsara dari BapaNya. Yoh 18:11.

5. Untuk membela diriNya, Putra manusia Yesus bisa memangil 12 Legion malaikat (12×6.000=72.000) dan satu malaikat bisa membunuh 185.000 tentara Asyur yang dipimpin Rabsaki, itu berarti 12 Legion bisa membunuh 13.320 juta orang, lebih dari jumlah penduduk dunia. Tetapi Ia tidak mau, sebab Dia datang bukan untuk membunuh tetapi untuk menghidupkan.

6. Arti pedang ini bukan arti Wasiat Lama untuk membunuh orang, tetapi arti rohani.

7. Petrus salah mengerti seperti dalam Yoh 13:10. Sesudah baptisan Roh Kudus, ia mengerti dan tidak pernah lagi memakai pedang jasmani sekalipun dalam bahaya, juga murid2 lain.

Jadi yang dimaksudkan disini adalah pedang rohani, pedang Roh Ef 6:17, pedang mulut Tuhan Yesus Wah 1:16.  Orang2 yang tidak bertobat dalam waktu Hujan-awal dihukum dengan pedang mulut Petrus Kis 5:1-10. Juga Elimas oleh pedang mulut Paulus Kis 13:11. Tuhan Yesus mengancam Gereja Pergamus, kalau tidak bertobat dibunuh dengan pedang mulutNya Wah 2:12,16. Dalam masa hukuman rumah Allah ada banyak mayat bergelimpangan Yez 9:7 seperti Ananias dan Safira.

Dengan pedang ilahi ini pekerjaan setan dan kaki tangannya dikalahkan dengan kuasa yang besar, baik untuk pembersihan dari dalam dan dari luar yaitu menghadapi Antikris dan kaki tangannya yang sudah ada sejak Minggu ke-70 Daniel (Dan 7).

III. APA PEDANG ILAHI INI?

Inilah pedang Roh Ef 6:17 yaitu semua janji2 Firman Tuhan yang oleh pekerjaan Roh Kudus menjadi kenyataan dan ini merupakan kekuatan dan senjata kita dalam menghadapi problem2 dalam masa yang genting dan sulit, yang makin jahat ini, lebih2 mendekati Minggu ke-70 Daniel. Kita harus hidup dalam kesucian dipimpin Roh, (caranya dengan berdoa senantiasa, tanpa stop dalam Roh 1Tes 5:17, Ef 6:18 dll, lihat VI), maka semua janji2 dan perlengkapan yang tertulis dalamFirman Tuhan akan nyata dalam hidup kita.

Tuhan akan menyatakan Firman Tuhan sehingga kita mempunyai hikmat dan kuasa ilahi, buah dan karunia2 Roh, jabatan2 dari Tuhan, tanda ajaib Allah Bapa dan semua yang dijanjikan Firman Tuhan akan sepenuhnya digenapkan dalam hidup kita yang mau hidup dipimpin Roh, untuk melakukan kehendak Allah Gal 2:19-20. Dalam masa2 yang sulit ini kita menghadapi banyak kesukaran, tantangan, pencobaan, gangguan dll dari luar dan dalam dan kita harus bisa mengalahkannya dan lulus artinya tidak sampai jatuh dalam dosa apapun, meskipun problem kita berat.

IV. KESUKARAN2 YANG MAKIN JAHAT.

Dosa meningkat menjadi lebih kejam dan liar, seperti tidak punya perasaan, bahkan menipu,merampok, membunuh dll, itu sudah tanpa perasaan. Mafia bukan lagi kata yang asing.

Mau atau tidak kita harus menghadapi segala macam orang termasuk yang sangat jahat. Tetapi kalau kita mau berjalan dengan Tuhan, kita bisa mengalahkan semua ini bahkan dengan kemampuan yang besar. Sebab Tuhan yang di dalam kita lebih besar dari iblis atau orang2 jahat ini 1Yoh 4:4. Jangan pakai kekuatan, kepintaran, pengalaman, pengaruh, kuasa dan kemampuan sendiri, itu ada batasnya dan batas itu makin lama makin jauh ketinggalan oleh meningkatnya dosa2 kejahatan dan sikap manusia yang makin jahat, yang terus tumbuh sampai sempurna dalam dosa. Manusia berusaha menghadapi dengan tehnologi yang canggih seperti camera2 dan rekaman, controle dari satelit, rekaman2 suara, dengan alat2 canggih, senjata2 baru dsb. Sebagian bisa menolong sekalipun seringkali korbannya sudah mati lebih dahulu, tetapi banyak teroris dengan peralatan modern dan mahal masih belum bisa diselesaikan dengan tuntas. Juga masing2 kita harus apalagi kalau menghadapi problem yang makin berat dan dahsyat, tetapi kita harus lulus tanpa jatuh dalam dosa benci, tipu, dusta,menghalalkan segala cara dll, tetapi justru kita harus harus mengampuni dan menyelamatkan jiwanya sehingga boleh menjadi persembahan jiwa2 bagi Tuhan; Ini sama sekali tidak mungkin dengan cara2 manusiawi. Problem dalam keluarga (kasus anak, nikah, dll makin parah, lebih2 kena internet dan alat2 komunikasi elektronik) belum lagi dalam keuangan, usaha,politik, kejujuran dsb. Banyak orang stress, putus asa, linglung, makan hati sebab tidak bisa mengatasi problem2nya.

V. BAGAIMANA KITA MENGHADAPINYA DENGAN PEDANG ILAHI?

Ada dua pihak yang harus bisa bekerja sama yaitu Tuhan dan kita. Dia mencintai kita, ingin menolong kita, asal mau dan bisa ditolong yaitu kalau memenuhi syarat, bisa bekerjasama dengan Tuhan.

A. Tuhan tahu. Ingat Dia maha kuasa, maka Tuhan, Dia sangup menolong dan menguasai semuanya. Problem yang terjadi pada kita, semua bukan kebetulan dan tidak lebih dari kekuatan kita.

1Kor 10:13

Tidak ada pencobaan yang menimpa kamu kecuali yang biasa untuk manusia, tetapi Allah itu setiawan yang tidak membiarkan kamu dicobai lebih dari kemampuanmu”, melainkan dengan pencobaan itu Ia juga akan mengadakan jalan eluar, supaya kamu dapat menanggungnya. (KJI)

Kalau Tuhan mengizinkan terjadi pada kita, Dia juga sudah menyediakan jalan keluar yang sempurna, asal kita mau taat, pasti selesai dengan kemenangan di pihak kita. Ingat domba jantan Abraham, rahang keledai-Simson dll. Begitu juga bagi kita, Tuhan sudah menyediakan jalan keluar yang paling tepat!

B. Kita.

1. Kita harus selalu mulai dengan memeriksa diri Maz 139:23-24.

Kalau ada dosa segera bereskan (harus mengerti dan bertobat sungguh2) lalu segera kembali di pihak Tuhan Yak 4:7-8 dan kalahkan tuduhan iblis Wah 12:10. Kalau masih tertuduh, itu berarti dosa atau kesalahan kita belum beres!

Ada seorang mengakui dosanya tetapi tetap tertuduh. Pendetanya heran. Ternyata ia mengakui mencuri tali; tetapi tidak mengakui sapi yang dicurinya hanya tali yang mengikat sapinya. Mengakui tuntas, bertobat sungguh2, baru bisa beres dari semua dosa (ingat seringkali masih ada akibatnya sekalipun dosa sudah diampuni Maz 99:8, juga rencana Allah dalam dirinya bisa merosot karena dosa2nya).

2. Kalau hati kita tidak menyalahkan kita 1Yoh 3:21, harap Tuhan, pakai iman, terus berdoa dalam Roh dan kebenaran. Jangan berhenti berdoa 1Tes 5:17 sampai Tuhan dengar Luk 18:1. Bisa minta bantu doa dan nasehat dari tubuh Kristus, kalau ber-sama2 sehati akan jadi lebih kuat Mat 18:19-20, Im 26:8. Yang minta bantuan dan yang mendoakan, kalau sungguh2, hasilnya besar.

3. Jangan bereaksi dosa. Ini sangat penting, sebab Tuhan tidak bisa membela yang salah, tidak bisa bekerja kalau ada dosa, Dia maha suci! Iblis berusaha menjerat orang2 beriman, istimewa dalam problem, supaya menjadi jengkel, marah timbul kebencian, dusta, menghalalkan segala cara dan dosa2 lain. Ini jerat iblis, karena timbul dosa, maka Tuhan meninggalkan mereka, lalu diterkam iblis, sehingga celaka dan rohani hancur bahkan akan menyeretnya lebih dalam.

4. Minta pimpinan Roh Kudus. Pimpinan Roh Kudus itu luar biasa, baik untuk bicara, ambil keputusan, menerima atau menolak, bertindak dll, kalau kita tepat dipimpin Roh akan nyata kuasa, hikmat, buah, karunia, jabatan Tuhan, tanda2 ajaib dll tindakan ilahi, sebab Roh Kudus membawa seluruh kuasa dan senjata ilahi masuk dalam hidup orang yang bisa taat dipimpin Roh.

5. Menunggu dengan iman. Pkh 3:11. Sebab setiap kasus itu ada jadwal waktunya (kecuali pengampunan dosa, keselamatan itu diberi langsung pada saat itu). Orang yang menunggu dengan iman bisa bersyukur dan yakin bahwa Tuhan pasti tolong!

Inilah pedang ilahi yang disuruh Tuhan bawa. Jangan mengandalkan kekuatan sendiri. Berjalan dengan Allah dan harap kuasa Allah bekerja dengan segala cara2 ilahi. Dalam kasus kecil dan besar belajar terus berjalan dipimpin Roh, sebab tanpa kuasa Roh Kudus, tanpa perlengkapan ekstra dari Tuhan yaitu pedang ilahi yang akan nyata kalau kita dipimpin Roh, kita tidak bisa menghadapi problem yang tambah sulit, akan mudah putus asa dan jatuh dalam dosa sehingga rohani rusak, bisa undur dan celaka. Kita sudah harus belajar menangani problem2 zaman sekarang dengan hikmat dan kuasa Allah, dengan pedang ilahi. Baik dalam keuangan, kesehatan, nikah, keluarga, pelayanan, pergaulan, bahkan dalam semua segi hidup kita.

Ada orang2 Kristen berusaha menangani problem keluarga dengan memakai semua ahli2 dalam dunia, ahli jiwa, ahli pendidikan anak, ahli masyarakat dll. Usaha ini baik tetapi ini Halaman, dengan kekuatan dan pikiran sendiri. Kita tidak merendahkan usaha yang baik ini, tetapi akan tampak hal ini tidak cukup kalau tidak pakai hikmat dan kuasa Allah. Malingnya lebih pintar dari polisi sebab di belakang semua problem dan kejahatan itu ada iblis yang terlalu besar bagi manusia yang paling pintarpun. Iblis lebih pintar dan lebih kuat dari manusia.

Iblis jauh lebih kuat, lebih pintar dan lebih berpengalaman dari manusia yang manapun. Tetapi kalau kita dipimpin Roh, Dia yang ada di dalam kita itu jauhlebih besar dari si iblis dan semua kaki tangannya Rom 8:31, 1Yoh 4:4. Rindukan pedang ilahi itu nyata dalam hidup kita dan terus bersandar pada Allah. Tidak mungkin kita bisa mengalahkan iblis dan kaki tangannya hanya dengan akal dan kekuatan sendiri, perlu bantuan langsung dengan pedang ilahi, (dan terus menerus berdoa dalam Roh dan kebenaran, dipimpin Roh, sebab ini jalannya memakai pedang ilahi).

VI. BAGAIMANA MENDAPATKAN PEDANG ILAHI INI?

Bagaimana kita bisa mendapat kuasa dan hikmat Allah yang limpah, dengan jabatan dari Tuhan dan buah, karunia2 Roh dan tanda2 ajaib dari Allah Bapa 1Kor 12:4-6. Allah yang mencintai kita ingin memperlengkapi kitadengan semua perlengkapan ilahi ini, sebab Dia tahu bahwa kita sangat membutuhkannya apalagi dalam hari2 yang sulit ini, lebih2 melawan iblis. Ia tidak mempersulit untuk mendapatkan pedang ilahi ini, tetapi seringkali kita yang bodoh dan tidak percaya dan tidak mengerti.

Caranya untuk mendapatkan pedang ilahi ini:

1. Hidup di jalan Tuhan (jalan sempit, jalan kesucian sesuai Firman Tuhan), bukan hanya dalam segi hidup yang kena problem, tetapi hidup suci juga dalam segala segi hidup.

2. Motive betul yaitu dengan hati seperti hati Tuhan Yesus penuh kasih ilahi yang menghendaki semua orang selamat 2Pet 3:9. Jangan hanya mengharapkan terlepas dari orang jahat yang mengancam kita, tetapi doakan juga supaya orang itu bertobat sehingga menjadi persembahan jiwa2 kita kepada Tuhan. Ini adalah prinsip darifasilitas jasmani dan rohani yang diberi Tuhan, semua ada hubungannya dengan jiwa2, sebagai buah yang kita persembahkan kepada Tuhan baik angka 1 sampai 3.

Kita ini garam dan terang dunia untuk melakukan isi hati Tuhan Yesus yaitu menyelamatkan jiwa. Kalau Tuhan mendatangkan orang kepada kita dengan maksud baik dan juga dengan maksud jahat, semua itu dalam kontrol dan izin Tuhan. Maksudnya supaya pada waktu beurusan dengan kita, mereka digarami, diterangi sehingga selamat jiwanya. Jadi bukan saja orang yang datang baik2 kepada kita yang menjadi rezeki kita, tetapi juga orang2 yang datang dengan maksud jahat (dengan Tuhan, kita akan tetap dilindungi dan dijaga), mereka juga bisa merasakan lawatan Allah lewat kita, karena kita menerangi dan menggaraminya.

Tuhan mengizinkan orang jahat itu menjahati kita supaya ia bertobat seperti banyak orang2 yang menjahati Putra manusia Yesus, apalagi waktu penyalibanNya, akhirnya mereka bertobat sebab dilawat Roh Kudus karena melihat Putra manusia Yesus yang tidak bersalah dan penuh kasih. Juga orang2 jahat yang membunuh Stefanus, seperti Paulus, akhirnya bertobat. Tuhan pasti melindungi kita dari orang2 jahat (jangan bodoh, harus cerdik Mat 10:16 dan terus dipimpin Roh, maka segala perkara yang jahat akan menjadi kebaikan bagi kita (Rom 8:28).

3. Hidup dikendalikan Roh.

Gal 2:19-20

Sebab melalui hukum Taurat saya mati terhadap hukum TAurat, supaya saya boleh hidup bagi Allah. Saya sudah disalibkan dengan Krsitus; sekarang bukan saya lagi yang hidup, tetapi Kristus yang hidup di dalam saya, dan hidup yang sekarang saya hidup di dalam Putra Allah, yang mengasihi saya dan yang sudah menyerahkan diriNya untuk saya. (KJI)

(Kita harus terus menerus  mematikan perlawanan daging supaya bisa taat dipimpin Roh) sehingga bisa sepenuhnya dikendalikan Roh Kudus seperti Musa, Petrus, Paulus dll, maka kuasa dan rencana Allah betul2 nyata dalam problem2 itu, sebab pedang ilahi bekerja dengan nyata, dalam menghadapi problem2 ini. Ini bisa terjadi kalau kita bisa sepenuhnya dikendalikan Roh Kudus. Se-olah2 kita inimenjadi robot yang sepenuhnya dikendalikan Roh Kudus. Kalau kita bersikap seperti robotnya Roh Kudus, maka dalam problem dan kasus2 itu kita tidak emosi atau marah2 (mana itu robot yang emosi atua marah, ia bisa bereaksi kalau tombol2nya ditekan orang yang mengendalikannya). Juga robot tidak benci, tergoda oleh rayuan manis, iri, jengkel dsb. Begitu kita harus menguasai diri kita dan taat pada pimpinan Roh Kudus se-olah2 kita ini hanya robotnya. (Sebaliknya jangan menjadi anjing kelu seperti Imam Eli. Anak2nya berbuat begitu jahat, ia tenang2 saja, padahal Roh Kudus pasti sudah mengingatkan dia untuk menolong anak2nya dari jerat iblis. Kita bereaksi melihat perkara2 jahat sesuai pimpinan Roh Kudus dan Firman Tuhan Yes 59:12). Kita harus taat dipimpin Roh. Lebih kita menyerah dan lebih kita taat, Roh Kudus bisalebih bebas bekerja dan pedang ilahi itu bekerja lebih nyata. Ini menjadi pengolahan yang sekaligus menumbuhkan iman dan rohani kita makin seperti Kristus.

KESIMPULAN.

– Allah tidak berubah, kuasaNya malah akan makin meningkat berlipat kali ganda daripada Hujan-awal, lebih2 dalam menggenapkan semua rencana Allah dalam Gereja. Kita bisa mengharapkan kuasa Allah bekerja lebih hebat daripada zaman Hujan-awal, sebab Gereja akan menjadi ajaib pada hari2 terakhir ini.

– Fasilitas Allah bagi Gereja (orang2 beriman) akan makin dahsyat dan kuat, yaitu pedang ilahi, lebih dari hari2 yang lalu (dosa zaman sekarang juga lebih dari hari2 yang lalu).

– Harapkan kuasa, hikmat, mujizat dll sehingga Allah betul2 bekerja dengan nyata dalam hidup kita, sebab itu belajar terus berjalan dalam Roh dengan lebih tepat, se-olah2 kita ini robotNya.

– Pakai pedang ilahi untuk problem kita, lebih2 dalam pelayanan tubuh Kristus dalam menolong problem2 domba2 Tuhan, pakai kuasa Allah yang heran. Tuhan menjanjikan kuasa Allah dalam Hujan-akhir berlipat kali ganda sangat besar sampai Gereja menjadi ajaib Wah 12:1, harapkan dan percayalah! Hag 2:10, berdoalah dalam Roh dan kebenaran dan terus dipimpin Roh.

Nyanyian:

Bri aku kuasa untuk m’nangkan jiwa,

guna K’rajaan Surga.

Ditulis oleh Pdt. Jusuf B.S.

Disalin tanpa perubahan dari www.tulang-elisa.org pada tanggal 28-09-2011

Filed in: Kotbah, Santapan Rohani

No comments yet.

Leave a Reply