3:34 pm - Monday August 16, 6083

Tanda-tanda Kedatangan Tuhan

garamdunia.com

PENDAHULUAN

Mengapa perlu tahu? Sebab:

  1. Ini kehendak Tuhan supaya kita tidak tertipu oleh penyesatan. Ada banyak ayat-ayat Firman Tuhan yang menceritakan tentang tanda-tanda akhir zaman untuk mempersiapkan Gereja Tuhan.
  2. Supaya bisa berjaga-jaga dengan betul. Kalau tidak tahu apa yang akan terjadi, kita sulit bersedia dengan betul.
  3. Supaya kita tidak bingung, takut, panik tetapi bisa milih bagian yang paling baik yang disediakan Tujan bagi Gereja-Nya.

TANDA-TANDA KHAS KEDATANGAN TUHAN

Tanda-tanda seperti perang, gempa, kelaparan dan lain-lain sudah sering terjadi sejak zaman dahulu. Tetapi tanda-tanda kedatangan Tuhan itu disertai tanda-tanda khusus yaitu:

  1. Global (bukan lokal), terjadi di seluruh dunia.
  2. Bersamaan, tidak bergantian, lebih-lebih dalam minggu tujuh puluh Daniel.
  3. Tiba-tiba menghebat seperti waktu banjir Nuh dan hujan api belerang zaman Lot.
  4. Belum pernah terjadi.
  5. Tanda-tanda tiga puluh hari sebelum pengangkatan yaitu puncak masa hukuman Rumah Allah 1Pet 4:17, puncak kesukaran dan aniaya tersebut menjadi pengolahan yang sangat berat tetapi sangat efektif, sehingga jumlah orang sempurna digenapkan.

TANDA-TANDA KEDATANGAN TUHAN DALAM 3,5 TAHUN I

Dalam 3,5 tahun I terjadi hukuman atas dunia yang dosa-dosanya mulai melebihi batas, yaitu dengan 4 Meterai dan 4 Sangkakala (lihat skema hukuman dari Bapa, Putra dan Roh Kudus pada puncak-puncak dosa dalam Minggu ke-70 Daniel).

Kita akan melihat Matius 24:3-13 dalam hubungannya dengan 4 Meterai yang pertama.

Empat kuda (dari Meterai 1-4) adalah satu seri dan semua ini tentang hal-hal yang jahat, semua memakai kuda (binatang yang berani perang, kuat, tenaga besar tetapi disini berarti dalam hal-hal yang jahat).

  1. Kuda putih Wah 6:1-2, Mat 24:4-5. Yang naik kuda putih itu melambangkan tentang Kristus palsu (hanya punya busur tanpa panah tetapi bermahkota, mengalami banyak kemenangan dan sukses. Ini sukses-sukses penyesatan! Dalam Wahyu 19 itulah Kristus yang benar). Perhatikan bela ini menyesatkan banyak orang! Tujuan iblis nomor satu adalah menarik sebanyak mungkin orang untuk masuk neraka, entah orang-orang itu tetap dalam Gereja, namanya masih Kristen dll, pokoknya masuk Neraka, menjadi milik pusakanya.
    Ini penyesatan yang hebat, sebab itu Tuhan mengingatkan dengan sungguh-sungguh. Sebab mula-mula semuanya tampak sama, tetapi makin lama makin jauh dari kebenaran Firman Tuhan, tahu-tahu orang-orang ini tertinggal atau hanyut dalam dosa dan mati masuk neraka.
    Banyak Gereja disesatkan oleh kristus palsu, meskipun mereka masih di dalam Gereja, tetapi mereka berubah menjadi Gereja jalan lebar (seperti Laodikia, Tiatira, Pergamus dan Sardis). Mereka tetap dalam Gereja dan bahkan masih dilawat Tuhan, terjadi hal-hal yang ilahi, sebab itu dikira betul, ternyata sudah tersesat (bandingkan Simson berbuat dosa dalam perzinaan tetapi Roh Kudus masih turun ke atasnya dan menghasilkan hal-hal besar. Tetapi pada kali yang ke-4, ia celaka dan akhirnya mati di situ).
    Kita harus bersedia baik-baik dipimpin Roh seperti lima gadis bijaksana dan tumbuh dalam pengertian Firman Tuhan 2Pet 3:18 supaya punya pengertian dan pendirian yang betul dan kuat, tidak sampai disesatkan oleh hal-hal yang keji dan najis dari dunia dan iblis seperti yang terjadi pada 4 Gereja jalan lebar itu. Begitu banyak orang disesatkan dan orang-orang ini akan gugur pada akhir zaman meskipun sebagian tetap masih beribadah di dalam Gereja, tetapi mereka termasuk orang yang tertinggal bahkan menjadi Antikris dan pengikutnya.
  2. Kuda merah Wah 6:3-4, Mat 24:7a. Perang dan banyak korban pembunuhan. Ini menubuatkan pekerjaan iblis yang makin bertambah hebat dan itu ditandai oleh kebencian 1Yoh 3:15 sehingga tidak lagi ada perdamaian (tanda pekerjaan Allah adalah kasih ilahi) oleh kebencian maka timbul banyak perkelahian dan peperangan dan banyak korban pembunuhan. Pedang ini menceritakan tentang pembunuhan, dan kebencian yang menyebabkan pembunuhan. Ini tanda-tanda pekerjaan setan. Juga dalam Gereja setan menyelinap masuk pada orang-orang yang tidak hidup suci, dengan dosa, lebih-lebih dengan benci, mereka memberi tempat pada iblis Ef 4:27. Tetapi segala dosa bisa membuka pintu untuk iblis dan kalau iblis sudah masuk, tanda khas yang timbul adalah kebencian dan tiada damai. Kebencian begitu meluas sampai global, saling benci dengan orang-orang di seluruh dunia sekalipun belum pernah melihat atau kenal. Ini tanda-tanda pekerjaan iblis yaitu dosa yang meningkat pada akhir zaman, lebih-lebih dalam Minggu ke-70 Daniel.
  3. Kuda hitam Wah 6:5-6, Mat 24:7b. Kelaparan, gempa bumi dan malapetaka lainnya di mana-mana, global. Hitam cerita tentang kegelapan. Orang yang naik kuda hitam membawa neraca, berarti perdagangan, mammon. Roh mammon menguasai seluruh dunia.
    Orang Kristen tetap pegang uang (bahkan pada akhir zaman: banyak) tetapi mammon menjadi hamba bukan tuan, bukan berhala. Tandanya adalah mereka bisa berpada dalam segala hal 1Tim 6:8; 1Kor 7:31, cinta Tuhan lebih daripada cinta mammon. Cinta uang adalah akar segala kejahatan 1Tim 6:9-10.
    Dosa ini juga masuk dalam Gereja, semua dihitung dengan uang dan tujuannya adalah uang sebab cinta uang. Seringkali orang-orang menjadi tertib, bergairah karena ingin uang. Bahkan seringkali di Gereja-gereja yang diatur oleh uang menjadi lebih tertib, lebih bergairah dan lebih menyala-nyala karena uang sehingga uang juga menjadi tuan dalam Gereja dan semua diatur oleh uang.
    Juga gandum dan jelai (Firman Tuhan yang baik dan yang jelek ikut dijualbelikan, harganya satu dinar dan sepertiga dinar) tetapi pekerjaan Roh Kudus dan kesukaan dari Roh hanya ada pada orang yang ada Roh Kudus, yang dipimpin Roh seperti lima gadis bijaksana; mereka tidak bisa diatur dan disuap oleh uang. Mereka selalu hidup dipimpin Roh sesuai Firman Tuhan. Tetapi ini api yang lain, api mammon (ada api perzinahan, api kesombongan dan lain-lain hal dosa) Im 10:1. Betul menyala-nyala, bergairah, tetapi orang-orang seperti ini mati di hadapan Tuhan seperti Sardis dll. Dari luar orang tidak tahu, tampaknya berkobar-kobar semangatnya besar, tampaknya baik-baik saja bahkan lebih baik dari Gereja-gereja lain.
    Lebih-lebih Gereja atau orang Kristen yang suam, setengah hati, apalagi kalau tidak punya pengertian dan tidak bisa melihat tujuan hidupnya Ibr 11:27, tidak ada gairah, dingin, keadaannya jauh lebih buruk daripada Gereja-gereja atau orang-orang yang digerakkan oleh uang. Sebab itu Gereja-gereja makin dikuasai oleh mammon dan tampak lebih rapi, lebih tertib, lebih berapi-api meskipun mati seperti Sardis atau suam, najis dan keji seperti Gereja-gereja jalan lebar lainnya.
    Roh mammon inilah yang kemudian menjadi meterai atau tanda dari Antikris (666) yang menguasai semua orang di dunia, kecuali yang penuh dan dipimpin Roh.
  4. Kuda kelabu Wah 6:7-8, Mat 24:8-12. Ini campuran antara putih dan hitam, membaur menjadi kelabu. Gereja dan orang-orang beriman menjadi rusak (menjadi jalan lebar atau murtad) sebab tidak memberi batas yang tegas antara suci dan dosa sehingga sedikit demi sedikit dosa boleh masuk dalam Gereja. Lama-lama orang tidak lagi bisa membedakan antara Gereja dan dunia, kesukaan di dunia dan di Gereja sama, majalah dan buku-buku dunia dan Gereja sama, cara hidup di Gereja dan dunia sama, hitam dan putih membaur menjadi kelabu dengan kata lain menyesuaikan diri, membumi, menjadi satu.
    Kalau suci dan dosa dicampur, Roh Kudus dan roh setan dicampur, rohani dan jasmani dicampur, maka rohani rusak, yang dosa tetap jaya. Roh Kudus tidak mau dicampur, tetapi roh dunia mau. Kalau ini dipaksakan, maka Roh Kudus yang keluar dan tinggal roh setan, inilah Gereja-gereja dan orang beriman yang menyesuaikan diri dengan segala perkara-perkara duniawi dan dosa. Mingum anggur lama dan anggur baru, akhirnya yang baru lenyap bahkan dibenci Luk 5:39. Dicampur berarti jadi duniawi, diludahkan Allah, Allah tidak berkenan Wah 3:16.
    Akhirnya semua binasa, sebab upah dosa adalah maut Rom 6:23 yaitu kematian rohani dan kemudian jasmani. Nama penunggang kuda ini adalah maut. Hasil campuran rohani dan jasmani, Roh Kudus dan roh dunia adalah maut. Ia membunuh dengan pedang, kelaparan, maut dan binatang (tabiat binatang, bisa juga penyakit-penyakit baru) dan ini makan korban 1/4 penduduk bumi.

Tentu ke-4 kuda ini bekerjasama, sebab di belakangnya ada satu tuan yang menggerakkan semuanya; dan korbannya banyak, paling sedikit 25% atau makin banyak kalau ke-4 kuda ini bekerjasama. Tuhan mengizinkan ini datang dan dunia menjadi kacau, banyak kesusahan, kesukaran, kerusakan dan makin jahat dan makin keji 2Tim 3:1-5. Suatu tantangan yang besar bagi Gereja Tuhan. Bukan saja dosa bertambah-tambah sampai melebihi batas dan tumbuh terus sampai sempurna. Tetapi juga tipu daya dan siasat iblis makin ganas dan limpah, mempengaruhi dan menyeret makin banyak orang dalam arus dosa ini. Pengaruh dosa, jerat, pergaulan dan orang-orang jahat itu begitu banyak seperti tsunami menghanyutkan semua orang dalam dosa, sehingga rasa-rasanya tidak ada yang tidak hanyut dalam banjir tsunami dosa ini. Tetapi Tuhan sudah menubuatkan (= menceritakan tentang apa yang akan terjadi sebab Tuhan yang maha tahu bisa melihat dengan jelas dan tepat yang akan datang) bahwa kesucian juga meningkat luar biasa, bahkan sampai pada puncak-puncaknya sehingga lahir banyak orang sempurna dan Gereja Tuhan ditamatkan, rencana Allah diselesaikan lalu Tuhan Yesus datang.

Jangan takut. Memang Tuhan mengizinkan semua ini terjadi menjadi ujian atau masa hukuman bagi rumah Tuhan 1Pet 4:17 (ini dalam 3,5 tahun I, sebab masa hukuman dunia puncaknya dalam 3,5 tahun II 1Kor 11:32, orang yang tumbuh dalam Tuhan seperti lima gadis bijaksana bisa tekun dan tidak hanyut dalam banjir dosa zaman Nuh dan Lot ini, dosa-dosa Sodom Gomora yang dahsyat).

Semua yang sudah dinubuatkan Tuhan, pasti jadi, sebab Tuhan tidak pernah salah lihat, Ia tahu tepat apa yang akan terjadi. Sekarang tergantung dari kita mau ikut arus yang mana Wah 22:11. Kita harus memilih. Orang yang plin-plan, tidak mau memilih akan terseret arus dosa dunia yang sangat kuat. Jangan baru mau memilih dalam Minggu ke-70 Daniel, terlambat, tinggal hanyut saja. Memilih itu harus mulai sekarang. Juga jangan tunggu mendekati Minggu ke-70 Daniel.
Mengapa? Sebab orang-orang ini terlambat, tidak akan bisa tekun dalam masa yang amat sulit dalam Minggu ke-70 Daniel. Sebab:

  1. Orang-orang seperti itu sekarang masih dalam arus dunia, masih di jalan lebar!
    Kalau sekarang minum anggur lama, ia tidak suka lagi anggur baru dan dalam Minggu ke-70 Daniel Luk 5:39, tidak bisa pindah, tetapi pecah dan mati dalam dosa atau tertinggal.
  2. Sekarang sudah harus menjadi dewasa, sebab Hujan-akhir itu untuk gandum-gandum yang sudah dewasa bukan untuk yang masih bayi. Hujan-akhir itu bukan untuk mulai menanam yang baru, terlambat (masih ada yang bisa bertobat tetapi saringannya terlalu ketat, tantangan-tantangan dan ujiannya terlalu berat, orang yang sudah lamapun berjatuhan, apalagi yang baru dan tidak sungguh-sungguh, kecuali mereka habis-habisan ikut Tuhan dan berani risiko sampai mati). Sekarang jangan tetap bayi, bertobat, tinggalkan dunia habis-habisan dan tumbuhlah menjadi dewasa di dalam Tuhan, mahir dipimpin Roh, melakukan kehendak Allah, jangan suam atau mendua. Jangan coba-coba hidup dalam dunia dan dalam Tuhan, pasti jatuh.
  3. Syarat minimum dalam Minggu ke-70 Daniel itu tinggi, yaitu Pintu Kemah dari Ruangan Suci yang berarti berjalan dalam Roh, dipimpin Roh seperti lima gadis bijaksana harus menjadi dewasa dan bisa berjalan dalam Roh. Sebagai syarat minimum untuk bertekun dalam akhir zaman ini meningkat tinggi! Lima gadis bodoh itu sebetulnya sudah baik untuk ukuran sekarang, tetapi untuk waktu ini tidak cukup, tertinggal! Lima gadis bodoh naik turun ke Halaman. Orang yang naik turun, mendua, suam, campuran berarti di Halaman, tidak akan tahan, tidak punya kekuatan dan dasar yang kuat untuk bertahan. Mereka tidak tinggal dalam Ruangan Suci, sebab itu mereka akan gugur, ditolak dan tertinggal, sebab orang-orang di Halaman akan tertinggal. Hanya orang-orang yang berdoa di Mezbah, tinggal dalam Ruangan Suci yang bisa tahan dan terangkat, tetapi yang di Halaman (mendua, suam, setengah hati) akan diinjak-injak oleh kekafiran dan tumbuh dalam dosa Wah 11:2.
  4. Daya tarik dunia ini sangat kuat untuk daging dan manis, orang yang hidup dalam kedagingan, biarpun hanya sebagian, sedikit, justru tertarik atau terseret dalam arus dunia yang kuat ini dengan kuat sehingga jatuh, mati atau tertinggal!

MATIUS 23:8-9 PERMULAAN SENGSARA

Ini bukan berarti ringan meskipun hanya permulaan, tetapi ini sudah sangat berat, sebab puncaknya sudah di sebelahnya, yaitu 3,5 tahun II, ini adalah zaman Antikris  di mana orang yang tertinggal yang mau bertobat kembali, dianiaya sampai mati dengan dahsyat. Sengsara pada saat-saat ini (3,5 tahun I dan II) belum pernah ada, tiada taranya. Mengapa Tuhan mengizinkan masa sengsara yang dahsyat ini? Sengsara ini bagi:

  1. Orang yang sepenuh hati ikut Tuhan (semua akan penuh Roh Kudus dalam Hujan akhir ini dan dipimpin Roh) akan masuk dalam Gereja yang ajaib, tumbuh dalam proyek penamatan rencana Allah. Mereka juga kena aniaya dan penderitaan, tetapi selalu tahan dan lolos, sebab kuasa Allah limpah di atasnya. Ini justru menjadi pengolahan yang dahsyat tetapi efektif untuk menumbuhkan rohaninya dengan cepat. Bahkan semua yang tergabung dalam Gereja atau tubuh Kristus yang benar (Gereja jalan sempit) tidak ada yang mati, tetapi tumbuh dan ikut dalam pengangkatan 1Kor 15:51. Justru orang beriman saat ini akan mengalami masa keemasan Gereja yang luar biasa sebelum pengangkatan dan mengalami suasana yang sangat indah seperti Surga meskipun masih di dunia Wah 12:1. Ada pelayanan orang sempurna yang ajaib bahkan lebih dari pelayanan Putra manusia Yesus Yoh 14:12; kuasa Allah limpah, mujizat kesembuhan luar biasa, fasilitas jasmani limpah sebab tidak ada dosa (hukum yang berlaku dalam Gereja keras sekali 2Kor 10:6, Kis 5:1-12) Firman Tuhan terbuka, ibadah sangat indah dan penuh kuasa, jabatan-jabatan nyata, semua janji dan rencana dalam Firman Tuhan menjadi nyata semua. Rata-rata orang beriman tingkatnya sangat tinggi dekat Tirai, bahkan banyak yang menjadi sempurna.
  2. Orang Kristen yang suam, setengah hati akan jatuh terkena segala pencobaan, aniaya, tekanan sehingga sangat menderita sampai mati, sebab lepas dari Gereja yang betul sehingga tiada kuasa dan kekuatan, sangat menderita dalam jalan lebar atau dunia yang penuh kekacauan, rebutan uang, pembunuhan, kebencian sehingga sangat celaka. Orang yang setengah hati, yang suam itu selalu menderita ikut Tuhan, sebab dari Tuhan diludahkan, tidak dapat apa-apa, sedangkan tarikan dunia sangat kuat. Misalnya dalam sukacita, dari Tuhan tidak ada, dari dunia sangat menarik, ia akan hanyut. Juga dalam uang dan fasilitas lain, tidak dapat dari Tuhan dan dijerat oleh dunia, sehingga hidupnya terikat oleh dunia dan hanyut dalam dosa-dosanya. Orang Kristen yang suam ini akan sangat menderita dalam masa sulit ini dan kena akibat pengkhianatan orang-orang Kristen yang undur dan mereka menjadi sangat jahat saling menganiaya bekas saudara-saudaranya sampai mati. Orang yang sungguh-sungguh dalam Gereja yang betul juga kena akibat-akibat yang dahsyat ini, tetapi selalu lolos dan menang karena kuasa Allah yang besar sehingga tidak ada yang mati, tetapi ikut dalam pengangkatan atau menjadi sempurna.
  3. Penentuan selamat, ikut peng-angkatan bukan nanti dalam Minggu ke-70 Daniel, itu sudah terlambat, harus ditentukan sekarang. Kalau sekarang sungguh-sungguh, akan tumbuh menjadi dewasa dengan betul dalam kesucian dipimpin Roh seperti lima gadis bijaksana, sehingga kuat dan bisa tahan dalam segala arus tsunami dosa. Kalau memilih untuk hidup benar, taat, sepenuh hati, baru nanti dalam Minggu ke-70 Daniel, itu berarti sekarang masih keras hati, tidak mau taat, terus minum anggur lama, pasti dalam Minggu ke-70 Daniel akan jatuh!
    Lihat berapa banyak orang Kristen sudah biasa hidup cara duniawi di luar jam-jam ibadahnya, ini hidup yang suam, mendua tidak akan mengerti Firman Tuhan (sebab posisinya di Halaman, tidak dapat karunia mengerti Firman Tuhan Mrk 4:11, Mat 13:11) akibatnya pondasinya rapuh, pengertian rohani kabur, sehingga mudah terjerat oleh iblis, lebih-lebih oleh kaki tangan iblis yang ada dalam Gereja,  penyesat-penyesat dari Gereja jalan lebar (Kuda putih!).
    Sebab itu, hari ini, sekarang jangan mengeraskan hati Ibr 3:15, tinggalkan hati yang suam dan mendua, habis-habisan ikut Tuhan, sehingga pengurapan bertambah, rohani bertumbuh menjadi dewasa, tumbuh dalam pengertian Firman Tuhan sehingga tidak tersesat oleh kuda putih! Tinggal di jalan sempit supaya kuat melawan arus tsunami dosa, ikut masuk dalam zaman keemasan Gereja dan ikut dalam pengangkatan atau menjadi sempurna.
  4. Jangan buta atau kabur sehingga tidak bisa melihat tanda-tanda zaman yang makin nyata Mat 16:3. Jangan terbuai dan tertidur dalam sukacita dunia atau mammon, tetapi terus bangun, celik dalam pengurapan Roh Kudus 1Tes 5:4-9. Jangan main-main dengan keselamatan yang kekal. Jadilah lima gadis bijaksana, dalam kesucian, terus tumbuh dan berbuah-buah, jangan suam atau mendua, jangan menjadi “laut mati”, tetapi penuh dan dipimpin Roh, makin banyak memenangkan jiwa!

Ditulis oleh Pdt. Jusuf B.S.

Disalin tanpa perubahan dari www.tulang-elisa.org pada tanggal 26-09-2011

Filed in: Renungan Harian, Santapan Rohani

No comments yet.

Leave a Reply