2:24 pm - Friday April 20, 2018

Tubuh untuk Tuhan dan Tuhan untuk Tubuh (dan Dosa dalam Tubuh)

garamdunia.com

TUBUH

Dalam kitab 1Korintus ada 42 kali kata tubuh, dalam 2 Korintus ada 7 kali (belum termasuk kata daging yang ada persamaan artinya). Alkitab membagi manusia dalam 3 cara, yaitu:

  1. Trichotomi, dibagi 3 yaitu tubuh, nyawa dan roh. Jarang dipakai hanya beberapa kali, tetapi menjadi paling terkenal misalnya dalam ayat 1Tes 5:23.
  2. Dichotomi, ini yang terbanyak dan umum dipakai dalam Alkitab, manusia dibagi 2, orang luar (lahiriah) dan orang dalam (batiniah, yaitu roh manusia, inilah pribadi manusia yang sesungguhnya), yang tinggal dalam tubuh daging (orang luar).
  3. Tidak dibagi, manusia itu satu orang, satu pribadi, termasuk semuanya.

Gambar bagan yang lebih tepat untuk bagian ini adalah dua bagian, sesuai dengan saat penciptaan (lihat buku “tubuh, nyawa, roh”). Kita diciptakan dari dua bagian yaitu tanah liat dan roh (nafas) Allah Kej 2:7 (juga waktu Tuhan membangkitkan mayat (hanya tubuh tanpa nyawa) prosesnya sama, misalnya Luk 8:55). Materi tubuh ini kalau dimasuki roh, tubuhnya menjadi hidup, itu berarti timbul nyawa dalam tubuh ini, jadi ada tubuh dan nyawa atau jiwa. Jadi tubuh luar yaitutubuh daging, ini terdiri dari tubuh + nyawa dan orang dalam itu terdiri dari roh saja.

Roh atau orang dalam kita sudah ditebus dan berubah menjadi baru, lengkap seperti Kristus, tetapi dalam bentuk benih seperti telur atau biji. Juga kita sudah pindah dan lepas dari hukum dosa dan maut Kol 1:13, Rom 8:2. Sebab itu kita bisa hidup baru dan suci seperti Kristus, lebih-lebih kalau rohaninya dipelihara baik-baik sesuai Firman Tuhan maka imannya akan tumbuh dengan cepat menjadi dewasa seperti Kristus dan makin lama makin penuh Ef 4:13.

Beberapa orang beriman merasa belum bisa hidup baru atau suci dengan penuh, masih terhalang, terganggu atau belum sanggup. Memang untuk hidup baru, kita masih dihalangi dan dicegah oleh 3 hal yaitu:

  1. Tubuh daging (orang luar)
  2. Dunia
  3. Iblis, dkk.

Ini disebabkan karena orang dalam, orang percaya sudah ditebus, tetapi orang luar (yaitu tubuh + nyawa) belum ditebus. Kita menunggu penebusan tubuh pada hari pengangkatan (atau waktu seorang menjadi sempurna) dan kalau tubuh kita sudah ditebus, akan berubah menjadi tubuh kemuliaan Fil 3:21 dan keadaannya sama seperti tubuh Kristus sesudah kebangkitan.

Pada hari pengangkatan orang beriman yang mati bangkit dan yang masih hidup dipimpin Roh, akan berubah dalam sekejab dan semuanya menjadi tubuh kemuliaan 1Kor 15:51,52.

Orang luar yang belum ditebus inilah yang menghalang-halangi kita hidup baru dalam kesucian, sebab tubuh daging ini menarik kita untuk menuruti segala keinginan daging dan itu berarti berbuat segala dosa kedagingan ataudosa. Sebab itu Tuhan berkata kita harus terus menerus mematikan tubuh daging ini (the body of sin) Rom 6:6 yaitu terus menerus menyangkal diri, pikul salib Luk 9:23. (Kalau sudah bangkit atau berubah dalam pengangkatan, tidak lagi ada 3 penghalang itu dan dalam tubuh kemuliaan, dan kita tidak lagi bisa berdosa untuk kekal sehingga semua yang masuk Surga tidak ada lagi yang diusir keluar, tidak ada penderitaan, senang kekal).

Waktu mati roh kita kembali kepada Tuhan (bisa masuk Surga sebab sudah lahir baru dan harus dipelihara terus dalam kesucian) dan orang luar ini menjadi mayat dan nyawanya atau hidup ini lenyap Pkh 12:7.

Tubuh yang bernyawa atau tubuh yang hidup inilah yang menjadi pokok utama dalam ayat-ayat ini dan kita harus memperhatikan serta memeliharanya baik-baik sesuai dengan Firman Tuhan, jangan sampai tubuh ini (terus) menguasai kita untuk melakukan kehendaknya yaitu kehendak daging.

Tubuh daging yang dibiarkan atau dilazatkan akan menguasai orangnya, menjadi pabrik dosa yang membuat orangnya terus memproduksi dosa yaitu menuruti keinginan daging.

1KOR 6:12 SEMUA YANG HALAL BELUM TENTU BERGUNA

Halal itu misalnya makan, tidur, bergerak (jalan, olah raga dll), istirahat, seks dalam nikah, sehat, rileks dll semuanya bisa halal untuk kita, tetapi belum tentu semua berguna. Juga semua hal-hal yang fana yang dibutuhkan tubuh ini, misalnya rumah, uang, ilmu,pekerjaan dll, ada banyak sekali, ini semua adalah fasilitas yang dibutuhkan tubuh ini.

Kita boleh memakai semua ini, tetapi jangan kita diperhambakan atau diperbudak oleh hal-hal yang halal ini, misalnya diperbudak oleh makan, tidur, bermalas-malasan, senam dll. Kita membutuhkan makan tetapi jangan diberhalakan, bertuhankan perut Fil 3:19, tetapi berpada 1Tim 6:8. Jangan sampai yang halal lalu menjadi dosa sebab kita diperbudak olehnya. Juga hal-hal yang fana, semua fasilitas yang dibutuhkan tubuh ini, itu halal tetapi jangan menjadi dosa, berpadalah, pakailah seperti orang yang tidak memakai 1Kor 7:31.

1KOR 6:13 MAKANAN BAGI PERUT DAN PERUT BAGI MAKANAN

Ini berarti yang punya perut (masih hidup) perlu makanan, ia tergantung dari makanan dan makanan ini untuk perut yaitu tubuh daging; dengan kata lain hidup dan makan tidak bisa dipisahkan, selama hidup masih tergantung dari makanan. Keduanya akan dibinasakan (Terj. Baru), dilenyapkan (Terj. Lama), ditiadakan (KJI = King James Indonesia) oleh Allah. Ini berarti dalam tubuh kebangkitan orang suci (tubuh kemuliaan) ini tidak ada lagi prinsip ini, artinya tubuh kebangkitan (kemuliaan) tidak tergantung dari makanan.

Begitu juga tubuh ini untuk Tuhan dan Tuhan untuk tubuh. Tubuh untuk Tuhan, ini berarti pakailah tubuh ini untuk kemuliaan Tuhan, untuk melakukan kehendak Allah 1Kor 6:20, jangan tubuh ini untuk berbuat dosa, baik untuk dosa-dosa seks, juga dosa-dosa lain seperti berkelahi, mencuri, narkoba dll, tetapi pakailah tubuh ini untuk memuliakan nama Tuhan, misalnya cari nafkah dengan bekerja baik2, bukan dengan mencuri. Untuk semua kebutuhan lainnya, juga untuk ibadah (berdoa, memberitakan injil, puasa, baca Alkitab, segala macam pelayanan dll), semua membutuhkan tubuh yang sehat (dipelihara baik-baik). Lakukan semua baik-baik sehingga memuliakan Tuhan, jangan menjadi batu sontohan atau diperalat iblis. Sebaliknya juga, Tuhan untuk tubuh ini. Tuhan bukan saja untuk roh kita, sehingga roh kita menjadi sehat, suci, kuat, dan tumbuh,tetapi Tuhan juga bagi tubuh. Tuhan akan pelihara tubuh umat-Nya sehingga sehat 3Yoh 1:2, sembuh 1Pet 2:24, aman Yun 2:9, Maz 3:9, dicukupi Fil 4:19, tertolong Maz 46:2 dst untuk segala keperluan tubuh ini. Jangan khawatir, tubuh ini untuk Tuhan dan Tuhan untuk tubuh.

1KOR 6:14 TUBUH AKAN DIBANGKITKAN

Dalam pikiran dan kamus manusia, tidak ada kebangkitan, itu mustahil! Tetapi ini pasti terjadi bahkan semua orang satu kali akan bangkit Yoh 5:29 (percaya atau tidak), ini berlaku untuk orang berdosa (bangkit menjadi tubuh kebangkitan orang dosa yang celaka Yes 66:24 yaitu bangkai hidup kekal) dan orang benar akan bangkit (menjadi tubuh kemuliaa Fil 3:21) Yoh 5:29. Orang berdosa bangkit untuk menerima penghukuman dari semua perbuatannya dan orang benar menerima pahala untuk segala perbuatan baik (yang tulus karena Kristus dan tidak untuk dipuji orang Mat 6:2). Contohnya adalah Putra manusia Yesus yang bangkit dalam tubuh kemuliaan, beigtu heran dan mulia; Dia adalah buah sulung dan kita menyusul seperti Dia. Ini terjadi dalam pengangkatan dan orang-orang yang belum mati tetapi penuh dan dipimpin Roh akan berubah tanpa kematian menjadi tubuh kemuliaan 1Kor 15:51-52.

Kebangkitan untuk orang-orang benar akan terjadi tidak lama lagi, bersedialah!

1KOR 6:15,16 ANGGOTA TUBUH KRISTUS ATAU ANGGOTA SUNDAL

Yang membangkitkan tubuh orang benar adalah Allah Bapa, Putra dan Roh Kudus (1Tes 4:16 lihat buku “Pengangkatan”).

Sebab kalau ada dosa dalam tubuh ini, najis tubuh, maka proses perubahan dan pengangkatan ini bisa terhalang oleh dosa dalam tubuh ini,sehingga tidak bisa ikut dalam pengangkatan. Karena itu Firman Tuhan begitu kuat dan jelas menceritakan tentang tubuh kita ini (49x dalam surat Korintus), supaya kita diingatkan jangan menajiskan tubuh ini (lihat ayat 18).

Juga kebangkitan orang mati tidak terjadi, kalau orang itu mati dalam dosa Yeh 33:13, Wah 21:27, apalagi kalau tubuhnya dinajiskan 2Kor 7:1, Rom 1:24, dll), pekerjaan Allah tidak bisa bekerja dan tidak mengalami kebangkitan orang benar.

1KOR 6:18 DOSA SEKS ADALAH DOSA DI DALAM TUBUHNYA SENDIRI

Baik untuk orang bujang dan yang sudah menikah, semua dosa sex yang manapun, itu dosa terhadap tubuhnya sendiri dan dalam 2Kor 7:1 disebut najis tubuh (filthiness or defilements of the flesh). Semua dosa lain adalah najis roh, tetapi dosa-dosa seks ini adalah najis tubuh, yaitu dosa dalam tubuh sendiri. Hampir semua dosa, istimewa dosa seks itu membuat cacat, sehingga rencana Allah merosot dalam hidupnya. Kalau cacat ini tidak pulih, maka cacat-cacat dosa dalam tubuh ini bisa menghalang-halangi proses pengangkatan oleh Roh Kudus. Sebab Allah hanya bisa bekerja di dalam tubuh yang suci, bukan yang najis atau cacat. Dengan kelimpahan Hujan akhir tampaknya ada banyak pemulihan Yoel 2:25 sehingga kalau cacatnya hilang, bisa ikut pengangkatan (syarat pengangkatan adalah Pintu Kemah, sebab itu orang-orang yang cacat dan belum dipulihkan sampai Pintu Kemah, tidak ikut pengangkatan tetapi masuk zaman Antikris, diinjak-injak selama 42 bulan Wah 11:2. Syarat kebangkitan adalah Pintu Gerbang, sebab itu semua yang percaya dan diampuni dosanya ikut bangkit). Kadang-kadang kita tidak mengerti, mengapa timbul penyakit-penyakit yang fatal (mengakhiri hidupnya) pada orang-orang beriman; mungkin ada hubungannya dengan kelimpahan dosa seks, apalagi yang tidak sungguh-sungguh bertobat; sebab itu pemulihan, hidup dalam kelimpahan Roh Kudus itu sangat penting.

Yang menjadi anggota tubuh Kristus bukan hanya rohnya, tetapi juga tubuhnya, sebab itu, tubuh juga harus disucikan, semua keinginan daging harus dimatikan terus menerus (di-katargeo-kan Rom 6:6) dan kalau sampai betul-betul mati, itu berarti orang itu menjadi sempurna, langsung naik ke tahta Allah tanpa kematian.

Jangan anggota Kristus dijadikan anggota sundal, itu celaka. Orang yang lekat dengan Tuhan, rohnya menjadi satu roh (ayat 17) tetapi yang lekat dengan sundal, tubuhnya menjadi satu daging (1+1=1). Ini pada suami isteri adalah halal dan manis, tetapi di luar nikah itu menjadi dosa yang meninggalkan siksaan dan cacat dalam tubuhnya (najis tubuh). Dunia sekarang limpah dengan perzinaan sampai usia yang makin muda(apalagi dalam Minggu ke-70 Daniel), berzinah dan dosa-dosa seks dianggap normal, biasa, juga telanjang dan itu biasa, umum, tidak salah untuk binatang, itu memang tabiat binatang 2Pet 2:12, bukan tabiat manusia. Orang baru itu seperti Allah, suci, sukacita dan selamat, tetapi orang dosa itu seperti iblis, bertabiat binatang dan binasa dalam Neraka.

Kita bisa hidup suci kalau mau dengan segenap hati, Roh Kudus selalu stand by untuk menolong setiap orang yang sungguh-sungguh mau! Orang yang mau tetapi bodoh bisa tersesat dan binasa Mrk 12:24, Ams 10:21. Tetapi kalau kita mengerti dan mau, akan lebih mudah sehingga hidup bukan saja bisa hidup suci, merdeka dari dosa Yoh 8:36, tetapi juga berbuah-buah bagi Tuhan Mat 13:23.

Tuhan itu Maha Kuasa, Firman Tuhan dengan jelas menjanjikan hidup suci, merdeka dari dosa, kalau kita mau, Dia yang maha kuasa, Dia sanggup, membuat kita bisa hidup suci bahkan berbuah-buah. Perhatikan nasehat-nasehat Firman Tuhan untuk hidup merdeka dan tetap bebas dari dosa Gal 5:1.

Tuhan sangat sedih melihat orang-orang yang terus berdosa dalam tubuhnya (dosa seks), tidak akan ada kesukaan yang murni. Lihat perempuan yang makan 6 suami orang, waktu lepas, ia sangat gembira Yoh 4:13-14. Semua orang percaya, kalau mau bisa hidup suci sampai masuk Surga (di Surga tidak ada lagi seks juga tidak ada pergumulannya tetapi sejahtera dan sukacita kekal). Tetapi seks di antara suami isteri sendiri itu indah dan mengikat dengan manis. Jangan jatuh dan hanyut dalam arus dosa seks yang makin menghebat di mana-mana.

1KOR 6:17 MENJADI SATU ROH DENGAN TUHAN

Dalam dunia roh tidak ada seks atau nikah. Dalam pengertian mempelai Surgawi, tidak ada naluri seks. Menjadi satu dengan Tuhan itu luar biasa, sehingga tidak lagi bisa dipisahkan, seperti kepala dan tubuh menjadi satu Ef 5:21, 31-32. Inilah hidup yang indah sebab kita bisa memakai semua kuasa, karunia, berkat, hikmat dan apa saja dari Tuhan dalam hidup ini. Tentu syaratnya adalah suatu hidup yang suci dan terus melakukan kehendak Allah Gal 2:19-20. Ini hidup di atas mezbah, di jalan sempit, seperti carang lekat pada pokok sehingga dalam segala perkara bisa bertindak seolah-olah kita ini Putra manusia Yesus dalam kasih, kesucian, hikmat dan kuasa Allah. Selama kita tepat dipimpin Roh, tidak ada yang mustahil bagi kita Mrk 9:23. Ada kemenangan, sejahtera, sukacita, kelimpahan rohani dan jasmani selama kita tetap dalam pimpinan dan kehendak-Nya.

Beberapa banyak orang keluar dari pimpinan Roh dan jalan sendiri, sebab ini hasilnya kurang baik, bahkan mengecewakan, juga karena bodoh atau tidak mengerti kehendak Allah.

1KOR 6:19-20 TUBUH INI BAIT ALLAH UNTUK MEMULIAKAN ALLAH 1Kor 3:16

Tubuh ini (bukan hanya roh) menjadi rumah Allah, tidak lagi rumah atau pabrik daging yang penuh dengan kedagingan, tetapi rumah Roh Allah yang suci. Keinginan daging terus dimatikan sampai akhirnya mati betul dan selama ini tetap Roh Kudus yang tinggal, bekerja dan bergerak di dalam kita 2Kor 6:16. Kalau Tuhan bergerak dan menjadi pemerintah, tuan di dalam kita, pasti hasilnya luar biasa, sehingga kita bisa menikmati rencana2 Allah yang indah seperti yang dijanjikan dalam 1Kor 2:9. Hidup ini tidak akan sama, tidak lagi biasa tetapi luar biasa, sebab yang tinggal dalam rumah daging yang dimatikan ini adalah Roh Kudus. Kalau kita dipimpin Roh, kita tidak menuruti kehendak kita sendiri tetapi kehendak Roh terus menerus dalam segala perkara. Kita menjadi bait Allah yang kudus, pasti indah, berkemenangan dan mulia.

Milik Allah. Bukan hanya roh kita milik Allah, tetapi juga orang luar yaitu tubuh kita ini, semua milik Allah. Kita sudah dibeli dan sudah lunas, itu bagian Allah dan sudah selesai. Kita tinggal percaya dan menerima bahkan menikmatinya dengan iman. Orang seperti ini pasti indah, sebab ia menjadi rumah Allah. Kalau ada rumah presiden atau rumah raja, itu pasti indah, unik dan mulia, apalagi rumah Allah, bukan rumah kita sendiri atau iblis, tetapi rumah Allah, luar biasa, nikmati dengan iman. Sebab itu kita bisa hidup suci dan memuliakan Allah sekalipun masih hidup dalam tubuh daging yang cenderung kepada kedagingan Mat 26:41, Yoh 3:19. Ini berarti kita bisa menguasai dan memakai tubuh ini (memperhambakannya dengan kuasa Roh Kudus) untuk mentaati Firman Tuhan dan melakukan kehendak dan pimpinan Roh Kudus. Dengan demikian kita bisa memuliakan Allah dalam tubuh dan dengan roh, dengan orang luar dan orang lama.

KESIMPULAN

Tubuh ini bukan untuk perzinaan atau dosa-dosa seks lainnya, juga bukan untuk melakukan dosa lain (tetapi yang termasuk dosa dalam tubuh hanya dosa seks). Ini tidak berlaku bagi suami isteri, namun ini bukan perintah, tidak semua suami isteri harus menjadi hot, dicocokkan dengan keadaan masing-masing, sebab ini adalah izin,ini bukan dosa 1Kor 7:2-4.

Kita harus menyiksakan tubuh ini (dengan salib, dimatikan) supaya tetap hidup suci dan memperhambakan, memperalat tubuh ini untuk melakukan kehendak Allah, sehingga kita ada dalam kehendak dan rencana-Nya, suatu hidup yang indah di sini 1Kor 2:9 sampai kekal di Surga 1Kor 9:27. Jangan melazatkan tabiat daging Rom 13:14, apalagi menuruti nafsu-nafsu seks di luar nikah, tetapi memakai tubuh dan roh ini untuk melakukan kehendak Tuhan sesuai dengan Firman Tuhan, sehingga nama Tuhan dipermuliakan, biasanya ini hidup yang limpah berbuah-buah Yoh 15:8.

Ditulis oleh Pdt. Jusuf B.S.

Disalin tanpa perubahan dari www.tulang-elisa.org pada tanggal 26-09-2011

Filed in: Diskusi Kekristenan, Santapan Rohani

No comments yet.

Leave a Reply