9:15 am - Wednesday January 24, 2018

Yudas, Petrus, dan Yohanes

garamdunia.com

Keadaan tiga orang ini sangat kontras dalam ayat-ayat ini.

Yudas orang Luar Halaman, Petrus orang Halaman dan Yohanes orang Ruang Suci. Sangat berbeda satu sama lain.

Yudas seorang yang keras hati dalam dosa uang, ia tidak mau bertobat, semaunya sendiri menuruti daging.

Petrus bukan orang yang keras hati, ia seorang yang percaya dan mau taat, tetapi tampak benar ia berusaha dengan kekuatan sendiri. Waktu pintu tertutup, ia tetap berusaha masuk meskipun lewat bantuan Yohanes dan berhasil masuk, tetapi orang yang mengandalkan kekuatannya sendiri akhirnya menyangkal Tuhan sampai 3 kali berturut-turut. Hatinya ingin meskipun tubuh tidak kuat Mat 26:41, karena itu ia sangat sedih dan menangis, menyesali penyangkalannya.

Yohanes lain, ia seorang yang taat sebab cinta pada Tuhan Yesus. Ia tidak memakai kekuatannya sendiri tetapi bersandar pada Tuhan dan taat pada pimpinanNya. Ia mendapat pintu terbuka dan masuk, ia tidak memaksa.

Yudas bekerja sembunyi-sembunyi, sebab ia tahu perbuatannya jahat, karena mengkhianati gurunya. Petrus terang-terangan, sebab maksudnya baik hanya sayang ia mencapai maksud hatinya dengan kekuatannya sendiri. Yohanes juga berkata dan bertindak terang-terangan sebab memang tidak ada maksud tersembunyi, hatinya betul-betul cinta Tuhan Yesus dan bersandar Tuhan.

Yudas menuruti daging untuk berbuat dosa, Petrus memakai daging untuk taat dan Yohanes taat dalam rohnya, bukan dengan daging.

Yudas menuruti ajakan iblis yang sudah menipunya, Petrus menuruti hati yang campuran antara roh dan daging tetapi Yohanes menunggu pimpinan dari Tuhan.

Yudas jatuh dan tidak kembali, tidak diperbaiki.

Petrus jatuh tetapi bangun kembali dan Yohanes terus tumbuh dan meningkat, sebab itu Yudas binasa, Petrus pulih dan Yohanes tumbuh.

Yang paling menyedihkan adalah akhirnya Yudas tetap binasa, tetapi Petrus pulih dan Yohanes terus tumbuh. Ini dasar perbedaan dari 3 murid, menjadi pelajaran bagi kita semua, supaya jangan kita menurut jalan Yudas yang akhirnya binasa Kis 1:25 juga jangan seperti Petrus yang memakai kekuatannya sendiri sehingga jatuh dan hampir-hampir binasa, tetapi belajar tetap bersandar pada Tuhan supaya tidak sampai jatuh, tetapi terus tumbuh makin lama makin indah seperti Yohanes.

YOHANES 13:21-22 TUHAN YESUS SUSAH DI DALAM ROHNYA

Mengapa? Sebab Roh Kudus menyatakan rahasia Yudas yang akan binasa. Ia tetap akan pergi menjadi korban tebusan bagi manusia Mat 26:24 tetapi wai dengan Yudas yang tidak mendapatkan penebusan itu, sebab Yudas keras hati dalam dosanya. Memang manusia bisa mengambil keputusan sendiri Luk 12:57 dan Yudas memutuskan untuk menurut daging, ketamakannya akan uang sehingga penebusan Tuhan Yesus jadi sia-sia bagi orang semacam ini Tuhan membagikan rahasia ini pada murid-murid-Nya, tetapi mereka tidak bisa menangkap karena begitu lihai iblis menyembunyikan dan berpura-pura dalam Yudas, baru terakhir mereka sadar akan pengkhianatan Yudas.

YOHANES 13:23-24 YOHANES DAN PETRUS BEREAKSI

Petrus langsung bereaksi dan ia memakai jalan yang ada yaitu Yohanes. Petrus menyuruh Yohanes bertanya. Memang Petrus orang yang tegas dan cekatan, sebab ini dalam perkara ini, ia berusaha untuk menghadapinya dengan kemampuannya sendiri dan berusaha dengan pikirannya tetapi tetap tidak mengerti dan tidak berhasil.

YOHANES 13:25-26 TUHAN YESUS MENYATAKAN SIAPA YANG MENGKHIANATINYA

Sebetulnya yang dikatakan Tuhan Yesus cukup jelas, dengan jelas Yudas sudah ditunjuk, tetapi ini masih gelap dan tersembunyi bagi murid-murid. Mereka tidak menyangka dengan pikirannya. Iblis lihai, kalau hanya untuk mengelabui pikiran manusia, sekalipun murid-murid Tuhan Yesus, dia sanggup. Kalau kita hanya mengandalkan pikiran kita saja, akan jadi mangsa empuk dari iblis. Peperangan melawan dosa, iblis dan dunia, kalau hanya dengan kekuatan sendiri seperti Petrus, sekalipun kuat, berani, penuh kesungguhan, itu sia-sia,  sebab iblis bisa mengalahkan manusia yang paling kuat. Kita harus bersandar pada Tuhan, berjalan dalam Roh-Nya baru kita bisa menghadapi iblis. Jangan dengan kekuatan sendiri, sandar Tuhan, lebih-lebih berusahalah untuk berjalan dipimpin Roh Kudus, baru kita kuat dan pasti menang melawan iblis dan segala tentaranya. Juga dalam menghadapi segala masalah hidup sehari-hari maupun problem rohani, jangan bersandar kekuatan dan kepintaran sendiri, tidak banyak artinya, akan dikalahkan iblis dengan mudah. Sandar Tuhan, harap pada-Nya, berseru pada Tuhan dan tunggu suara dan pimpinan-Nya dan baru sesudah kita yakin akan pimpinan-Nya, kita melangkah atau bertindak dalam pimpinan Roh Kudus. Petrus yang berani dan penuh dedikasi jatuh tersungkur dengan kesalahan yang berat, sumpah dusta. Makin kuat kita bergumul dengan kekuatan sendiri, makin parah jatuhnya, sebab sesudah seluruh kekuatan dikerahkan, tetap kalah dan tidak ada kekuatan lagi, jadi putus asa dan menyesal seperti Petrus. Berdoa, tunggu Tuhan, bertanya-tanya akan suara-Nya baru bertindak dengan kuasa-Nya 1Taw 16:11.

YOHANES 13:26-27 IBLIS MASUK DALAM YUDAS

Tampaknya iblis berulang-ulang kali masuk dalam Yudas, sebab sebelum perjamuan malam, iblis sudah masuk dalam Yudas dalam Lukas 22:3 untuk menggerakkan Yudas pergi kepada Imam-imam dan orang-orang Farisi menyerahkan Putra Manusia Yesus. Ini suatu keputusan dan tindakan yang besar, harus menerobos perasaan hati dan semua pengertian dan pengalaman Yudas dengan Tuhan Yesus; tanpa didorong oleh iblis dengan kuat, Yudas tidak mampu menerobos barrier dalam hatinya. Orang yang diisi dengan roh setan itu mampu menerobos segala macam rintangan dalam hati, dalam masyarakat, dalam tradisi, dalam tabiat dll, dengan kata lain jadi mata gelap, lupa daratan sehingga berani bertindak begitu jahat dan keji. (Begitu juga orang-orang yang dicap dengan tanda meterai Antikris, itu bukan hanya 18 angka 666, tetapi roh mammon yang dengan kuat mendorong orang untuk berbuat segala macam dosa dan  kejahatan, dengan dorongan mata gelap yang dahsyat!). Sebab itu jangan biarkan roh-roh jahat menipu apalagi masuk menguasai diri kita atau orang-orang kita. Kalau kita tahu ada pekerjaan iblis, lawan dan usir dia, supaya jangan ia terus menerus membuat kerusakan dalam hati orang-orang yang kita layani. Kita punya kuasa mengusir setan Mar 16:17, Luk 10:19. Jangan ragu-ragu, lawan dan usir setan-setan, istimewa dalam lingkup pelayanan kita. Di sini Tuhan Yesus tahu dari Roh Kudus bahwa Yudas tetap memilih roh mammon sampai terakhir dan Tuhan Yesus tidak mengusir setan (mammon) dalam Yudas, sebab tahu karena dinyatakan Roh Kudus kepada-Nya.

YOHANES 13:28-29 YUDAS TETAP SUATU RAHASIA

Murid-murid lain tidak bisa menembus tudung yang menutupi Yudas. Memang belum waktunya mereka mengerti, tetapi jangan sampai kena tipu daya iblis. Tanpa Tuhan, peperangan dengan iblis tidak akan berhasil. Kita harus sungguh-sungguh bersandar pada pikiran dan kuasa Allah, baru kita bisa mengalahkan si jahat itu.

Jangan ada dosa (itu tempat bagi iblis) apalagi keras hati dalam dosa, keras hati itu sangat berbahaya, itu tingkatan yang bisa membawa masuk kepada pekerjaan setan langsung ke dalam hati. Pekerjaan setan di sini tidak tampak seperti orang kesurupan, tetapi semua berjalan dengan mulus seperti biasa, bahkan Yudas menjadi lebih pintar, lebih tenang, lebih lihai, sebab iblis ikut bekerja di dalamnya. Sebab itu kita perlu banyak berdoa, kalau perlu berpuasa supaya kita dapat membedakan roh dan mengenali serta mengusir pekerjaan setan yang juga bisa ada di antara orang-orang beriman, bukan hanya di antara orang dunia dan orang-orang yang jahat.

YOHANES 13:30 YUDAS BERJALAN DALAM ROH SETAN DAN HARIPUN GELAP

Yudas menerima suap itu lalu pergi dan haripun gelap, bukan gelap biasa, tetapi gelap yang menggetarkan sampai dalam hati, sebab iblis masuk dan bekerja di dalam Yudas. Seringkali sebab tidak mengerti, kita diam saja dan membiarkan setan bicara (seperti Matius 16:22-23) atau bekerja di antara kita; ia bisa merajalela seperti di dalam Yudas, di tengah-tengah Perjamuan Suci. Kalau murid-murid mengerti, mereka tidak akan tinggal diam, tetapi mengusir setan seperti Paulus mengusir setan yang ada di dalam budak perempuan dalam Kisah Rasul 16:18. Tuhan Yesus sudah bicara dengan jelas tetapi murid-murid tidak bisa mengerti, sebab memang saatnya datang bahwa Anak Domba akan diserahkan menjadi korban tebusan.

Waktu ini Putra Manusia Yesus pun ditegahkan untuk mengusir iblis yang masuk dalam Yudas, sebab Yudas yang minta dan kalau toh diusir, lain kali akan masuk lagi, mengulangi lagi peristiwa yang sama sebab Yudas tidak mau bertobat dan binasa. Sebab itu karena saatnya sudah sampai, semua dibiarkan berjalan seperti yang terjadi, bahkan sampai Putra manusia Yesus mati di salib, Allah Bapa seolah-olah tidak menolong. Ini jadi pelajaran bagi murid-murid yang dikelabui tipu daya setan pada waktu itu, sebab Yudas dengan sengaja masuk dalam dosa yang sempurna tidak mau bertobat lagi dan akhirnya bunuh diri dan binasa.

Dalam keluarga kalau kita menghadapi pekerjaan iblis, kita harus mengusir setan dan mengalahkannya, sebab memegang janji Tuhan bahwa seisi rumah kita diselamatkan sesuai dengan Kisah Rasul 16:31. Lawan dan kalahkan pekerjaan setan.

Hampir selalu ada pekerjaan setan dimana-mana, minta pimpinan Roh Kudus untuk bisa membedakan roh 1Kor 12:10 dan mengusirnya. Jangan dengan kekuatan sendiri, itu sia-sia, tetapi dengan kuasa Allah. Memang tidak semua setan diusir keluar, sebab setan-setan Gadara tidak diusir keluar dari kotanya tetapi hanya dari orang Gadara tersebut Mar 5:10-13.

Setan dapat ijin dari Tuhan Allah untuk beredar-edar di dunia untuk menipu dan menyesatkan manusia dan di Surga tingkat satu untuk menuduh manusia di hadapan Allah Wah 12:10, sebab ini termasuk dalam rencana Allah untuk menyelamatkan manusia dan mengolahnya menjadi seperti Dia. (Orang beriman mengalami perlawanan dari tubuh daging yang menarik dengan kuat dalam kedagingan, dari setan dan dunia yang penuh dengan segala tipu daya dan kuasa dosa, tetapi kita tidak perlu takut atau kuatir, sebab di dalam Kristus kita bisa mengalahkan semuanya ini Rom 8:13, Gal 5:16, Yoh 8:36 dll). Adanya iblis dalam dunia dan bekerja di mana-mana adalah ancaman yang mengharuskan kita untuk selalu berjalan dengan Tuhan, sebab memang tanpa Tuhan kita tidak berdaya. Kita mutlak perlu berjalan dengan Tuhan, bersandar pada-Nya Flp 4:13, 2Kor 4:7. Tanpa Tuhan kita tidak bisa apa-apa. Hidup ini harus mutlak berjalan dengan Tuhan dan dipimpin oleh Roh-Nya. Hidup dengan berani dan patriotik seperti Petruspun tidak akan berhasil, sebab satu-satunya kemenangan kita hanya kalau kita dipimpin dan dikuasai oleh Roh Kudus Gal 2:19-20 seperti carang di dalam pokok Yoh 15:5. Kalau Petrus terus memakai kekuatannya sendiri akhirnya iapun akan kalah, ditipu dan disesatkan oleh iblis. Tetapi sesudah Petrus menyesal, selanjutnya ia terus berjalan dalam Roh Kis 11:12 dan Petrus mengalami kemenangan-kemenangan yang besar oleh Roh Kudus, tidak lagi seperti waktu-waktu ini, tetapi berkemenangan dalam Kristus serta melakukan banyak hal-hal besar di dalam Roh Maz 60:14.

YOHANES 13:36 PETRUS TIDAK BISA IKUT DENGAN KEKUATANNYA SENDIRI

Petrus terus mengejar Tuhan Yesus, tetapi kata-kata Tuhan Yesus mengecewakan sang pemberani itu. Tetapi kata-kata Tuhan Yesus itu benar, sekalipun berani dan penuh dedikasi, Petrus tidak akan sanggup. Ia akan berakhir dengan penyangkalan!

Memang Petrus yang tulus hendak ikut Tuhan Yesus, tidak bisa menerima kenyataan ini. Pikiran manusiawi berkata di mana ada kemauan ada jalan, tetapi itu sangat terbatas. Memang sesekali bisa ada jalan, tetapi dalam menghadapi iblis, daging, dunia dengan kekuatan sendiri itu tidak akan berhasil sekalipun mau. Tuhan Yesus mengatakan lagi pada Petrus di taman Getsemani, sekalipun hati, rohnya berkehendak, mau tetapi sebab tubuh lemah, tidak akan berhasil! Mat 26:41.

YOHANES 13:37-38 PETRUS BERSEDIA MENYERAHKAN NYAWA

Kekuatan terakhir manusia adalah nyawanya, sesudah itu ia sudah tidak ada lagi. Reserve terakhir ini dikeluarkan Petrus, ia mau mati untuk ikut dan membela Guru-Nya (tidak seperti Yudas yang justru mengkhianati-Nya). Tetapi inipun tidak akan menang melawan iblis. Berapa banyak orang mati sia-sia menyerahkan nyawanya karena perang sendiri dengan iblis. Hanya dengan Kristus kita bisa mengalami kemenangan. Kekuatan manusia sekalipun sampai mati tidak bisa menyelamatkan dirinya sendiri. Beberapa orang berani menyiksa dirinya sendiri sampai mati tetapi tetap binasa dalam dosa, sebab tidak seorangpun bisa menyelamatkan diri sendiri. Tetapi kalau dengan Kristus ia berani mati, mau pikul salib sampai mati, ia akan mengalami kemenangan yang amat besar, sebab bukan dia lagi tetapi Kristus yang hidup di dalamnya dan iblis serta semua tentaranya akan dibinasakan, dikalahkan, sebab Roh Kudus di dalam kita tidak akan bisa dikalahkan, Dia Allah yang maha besar! 1Yoh 4:4, Rom 8:31. Jangan menjadi Yudas yang keras hati dalam dosa, itu keadaan yang bisa membawa masuk pekerjaan iblis dalam hatinya. Jangan seperti Petrus, sekalipun berani dan bersedia mati, dengan kekuatan sendiri tidak bisa mengalahkan iblis. Tetapi dengan Kristus, sekalipun kita kecil dan tidak berdaya, kita akan mengalami kemenangan yang besar!

Kekuatan sendiri akhirnya akan sampai pada penyangkalan dan kekecewaan, putus asa seperti Petrus. Belajar bersandar penuh pada Roh Kudus. Setiap orang yang percaya pada Tuhan Yesus, Roh Kudus sudah bekerja di dalamnya, lebih-lebih kalau ia dibaptis dalam Roh Kudus Kis 1:8, ia bisa sepenuhnya dikuasai dan dipimpin Roh sehingga bukan lagi dia sendiri yang tampak, tetapi Kristus yang tampak dalam hidupnya, luar biasa. Bukan kita lagi, tetapi Kristus. Dalam segala hal jasmani dan rohani bersandarlah pada Tuhan senantiasa, maka Kristus dan kita, tidak akan dikalahkan!

KESIMPULAN

  • Pekerjaan iblis harus dikenali, tetapi jangan ditakuti berlebih-lebih, melainkan ditangani sesuai dengan Firman Tuhan. Iblis masih ada di dunia, ia punya “SIM” dari Allah untuk beraksi dalam dunia, sejak Hawa sampai satu kali dipenjarakan dalam Abussos, lalu sesudah perang Gog dan Magog dibuang dalam Tasik api kekal.
    Hadapi dan lawan dengan kuasa Allah Luk 10:19. jangan ragu-ragu, dalam segala hal hadapi iblis dan setan-setan, lepaskan orang yang terikat Mat 10:1, usir iblis dengan pimpinan Roh Kudus (sebab kita sendiri tidak bisa melihatnya).
  • Jangan keras hati dalam dosa seperti Yudas dalam uang akhirnya terhilang. Hari ini kalau ada dosa, lepaskan dengan iman dalam nama Yesus Ibr 3:15. Orang beriman bisa lepas sendiri demi nama Yesus, sebab kita diberi kuasa Mrk 16:17, tetapi lebih baik kalau selalu bersama-sama dalam tubuh Kristus sehingga bisa saling dikuatkan. Jangan beri tempat kepada iblis, jangan mau ditipu, tetapi bertindak dengan hikmat dan kuasa Allah sesuai Firman Tuhan.
  • Jangan dengan kekuatan sendiri seperti Petrus, minta pimpinan Roh Kudus dan berjalan dalam Roh, sebab kita tidak bisa berjalan sendiri. Hadapi semua dalam pimpinan Roh, tunggu dan dengar suara Roh, lalu sesudah yakin taat, Roh Kudus tidak pernah kalah atau gagal maka seperti Yohanes  kita akan terus tumbuh dalam rencana Allah yang indah, bahkan sebagian bisa menjadi sempurna. Petrus bisa bangun tetapi sudah rugi banyak dengan kejatuhannya, rugi kesempatan, waktu, tingkatan dll. Jangan sampai jatuh, maju terus dalam pimpinan Roh Kudus.

Ditulis oleh Pdt. Jusuf B.S.

Disalin tanpa perubahan dari www.tulang-elisa.org pada tanggal 26-09-2011

Filed in: Kisah

No comments yet.

Leave a Reply