6:23 pm - Monday December 18, 2017

Ahmadinejad Berpidato, Diplomat AS & Eropa Tinggalkan Sidang PBB

garamdunia.com

New York – Pidato Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad menimbulkan aksi walkout massal para diplomat dalam sidang Majelis Umum PBB di New York, Amerika Serikat. Para diplomat AS dan seluruh delegasi Uni Eropa langsung meninggalkan ruang sidang begitu mendengar pidato Ahmadinejad yang menyerang negara-negara Barat mengenai serangan teroris 11 September dan Holocaust.

Dalam pidatonya pada Kamis, 22 September waktu setempat, Ahmadinejad mengatakan bahwa negara-negara “arogan” mengancam siapapun yang mempertanyakan Holocaust dan serangan 9/11 dengan sanksi-sanksi dan aksi militer.

Ahmadinejad menuding AS menggunakan serangan “misterius” 11 September 2001 sebagai dalih untuk melancarkan perang di Irak dan Afghanistan.

“Dengan menggunakan jaringan media imperialis mereka yang berada di bawah pengaruh kolonialisme, mereka mengancam siapun yang mempertanyakan Holocaust dan peristiwa 11 September dengan sanksi-sanksi dan aksi militer,” cetus Ahmadinejad seperti dilansir Telegraph, Jumat (23/9/2011).

Mendengar statemen itu, para diplomat AS bergegas bangkit meninggalkan kursi mereka. Diikuti kemudian oleh 27 diplomat dan delegasi Uni Eropa yang juga meninggalkan ruangan.

Mark Kornblau, juru bicara misi AS di PBB mengecam pidato Ahmadinejad tersebut. “Ahmadinejad punya kesempatan untuk membahas aspirasi rakyatnya sendiri akan kebebasan dan martabat namun dia lagi-lagi malah beralih ke penghinaan anti-Semit yang mengerikan dan teori-teori konspirasi tercela,” cetus Kornblau dalam sebuah statemen.

Dalam pidatonya, Ahmadinejad hanya menyinggung sekilas tentang isu Palestina yang mendominasi sidang Majelis Umum PBB tahun ini. Pemimpin Iran itu tidak berkomentar mengenai rencana Palestina untuk menjadi anggota penuh PBB.

Filed in: Berita Umum

No comments yet.

Leave a Reply