6:35 pm - Monday December 18, 2017

Nafkah, Cara Yakub dan Laban

garamdunia.com

KEJADIAN 30:26-27 YAKUB DIBERKATI TUHAN DAN MENJADI BERKAT

Kita melihat di sini bahwa Laban yang tamak itu ketakutan waktu Yakub hendak pergi, sebab ia sadar dan mengakui bahwa ia diberkati Tuhan oleh karena Yakub. Jadi Yakub menjadi berkat bagi Laban. Begitu juga Yusuf, di mana saja ia bekerja, dalam hal apa saja, maka ia selalu diberkati Tuhan sehingga tuan dari Yusuf diberkati karena Yusuf Kej 39:5.

Domba dan kambing Laban mula-mula sedikit, tetapi sesudah digembalakan Yakub menjadi banyak sekali. Nyata benar bedanya, sampai Laban mengakui terang-terangan dan mohon Yakub tidak meninggalkannya Kej 30:29-30.

Jadi orang-orang itu keberkatan bukan sebab cara kerjanya, tetapi sebab orangnya. Dan orangnya itu menjadi berkat sebab diberi oleh Allah sumber berkat itu. Berkat itu dari Allah yang memberikannya kepada orang yang diperkenankan-Nya. Berkat bukan hanya dari usaha orang itu, dari sikon atau dari cara dan siasatnya (semua ini sangat terbatas), tetapi terutama dari Tuhan.

Pada waktu Petrus yang sudah berpengalaman mencari ikan gagal, maka Tuhan Yesus memimpinnya, langsung berhasil dengan limpah, sebab berkat itu dari Tuhan, bukan dari diri kita sendiri Yoh 21:6. Sebab itu cara kerjanya biasanya tidak diterangkan dengan rinci sebab yang membuat sukses dan berkat dari Tuhan itu bukan karena cara kerjanya tetapi orangnya yang memperkenankan Tuhan sebab Tuhan bisa memberkati dengan cara yang manapun! (Tentu jangan cara yang ngawur, tetapi yang dipimpin Roh). Caranya, sikonnya atau tempatnya sama (seperti dalam kasus Petrus), tetapi berkatnya beda sangat banyak. Yang penting orangnya tetap berkenan pada Tuhan (mau dipimpin Roh, ada sejahtera dalam hatinya atau oleh pimpinan yang lebih jelas Flp 4:7), maka berkat Tuhan terus diberikan kepadanya.

Ini prinsip yang penting supaya kita memperhatikan hidup kita tetap berkenan kepada Tuhan lebih daripada lain-lainnya, supaya tetap diberkati Tuhan.

Bagaimana hidupnya bisa memperkenankan Tuhan, yaitu:

1.      Hidup benar di hadapan Tuhan Kej 17:1

2.      Punya gairah akan Allah sehingga menomor satukan Allah. Yakub yakin sangat bergairah akan Tuhan, lain dengan Esau yang hanya mengejar hal-hal yang fana. Ini sesuai dengan kehendak Allah kalau seorang mendahulukan Allah, mencarinya dengan segenap hati dan kebenaran-Nya, maka semua kebutuhannya akan ditambahkan-Nya kepadanya.

3.      Punya iman kepada Tuhan. Tidak bersungut-sungut tetapi tekun dengan sukacita dan penuh harap, sebab percaya Allah pasti menggenapi janji yang dipegangnya.

4.      Bekerja dengan baik. Betul berkat itu dari Tuhan dan diberikan kepada orang yang diperkenan-Nya, tetapi orang yang bekerja tidak boleh malas Ams 6:6, harus bekerja dengan baik seperti Yakub.

a.       Ia sungguh-sungguh berlelah Kej 31:42 bekerja mati-matian siang malam Kej 31:40.

b.      Bertanggung jawab atas tugas dan pekerjaannya. Kalau ada domba yang gugur atau dicuri, semua diganti oleh Yakub Kej 31:38. Domba-domba itu juga tidak dimakan sendiri.

c.       Meskipun disertai Tuhan, masih ada gangguan, tetapi Tuhan tetap menolongnya Kej 31:39. Seringkali ini juga diizinkan Tuhan untuk membuat orang itu terus berharap Tuhan dan berdoa, tetap ingat akan Tuhan.

Jadi Tuhan memberi berkat itu bukan karena caranya, tetapi karena orangnya berkenan kepada-Nya, maka dengan cara apapun (tentu tidak sengaja pakai cara-cara yang salah, terbaik dipimpin Roh), maka berkat itu limpah dalam hal apapun yang dibuatnya Maz 1:3. Sebab itu jangan ngotot berlebih-lebih mengerjakan pekerjaan itu sampai habis waktu untuk Tuhan, untuk keluarga, ibadah, pelayanan, istirahat dll, (ini biasanya karena cinta uang, ingin lekas kaya), tetapi aturlah waktu, tenaga, hati, prioritas dengan sebaik mungkin, yaitu:

1.      Hati, 100% cinta Tuhan. Jangan cinta uang atau dunia ini, semua itu hanya fasilitas belaka yang habis waktu mati (tidak bisa dibawa) tetapi justru cinta akan uang itu menjadi jerat bagi kejatuhannya. Orang yang cinta dunia dan isinya pasti jatuh dalam dosa dan tidak diperkenan Allah dan tidak dapat berkat dari Allah.

2.      Waktu. Seperti uang, paling sedikit 10% dari waktu kita untuk Tuhan, bahkan lebih.

3.      Prioritas. Tuhan itu nomer satu, maka segala yang lain yang kita butuhkan akan ditambahkan Tuhan Mat 6:33. Jangan dunia ini nomer satu, maka ia akan menjadi berhala dan melawan Allah.

4.      Didik dan ajar seluruh keluarga beribadah kepada Tuhan di atas segala-galanya Yos 24:15, dukungan yang baik. Di sini termasuk cinta Firman Tuhan, ibadah, pelayanan, persekutuan tubuh Kristus dll. Kalau ini kita lakukan baik-baik, percayalah bahwa Tuhan akan memberkati semua yang kita perbuat. Kalau ini kita lakukan baik-baik, percayalah bahwa Tuhan akan memberkati semua yang kita perbuat.

KEJADIAN 30:28-30 LABAN MENAWARKAN UPAH

Yakub bekerja 14 tahun untuk mendapatkan isterinya (Yakub hanya menghendaki Rahel, tetapi Laban menipu dengan memasukkan Lea juga, sehingga isterinya dua. Tetapi ini dalam Wasiat Lama, masih dibiarkan Allah, tetapi dalam Wasiat Baru sesudah Tuhan Yesus mati, hal ini dilarang dengan alasan apapun. Laban yang tamak menjual anaknya yang kedua sehingga Yakub harus bekerja tanpa upah total 14 tahun. Yakub yang terjebak dengan Lea tetap memegang janjinya. Sesudah 14 tahun baru Laban memberi upah.

KEJADIAN 30:31-33 YAKUB MEMBERI CARA YANG JUJUR

Yakub memberi saran yang jujur dan bisa dikontrol, sehingga tidak ada pertengkaran di kemudian hari. Kalau kita ingin diberkati kita harus bekerja jujur. Korupsi bukan berkat Tuhan, tetapi itu berkat iblis (seperti dalam Matius 4:9) dan pasti ada hukuman dari Tuhan disini dan di Neraka!

Semua domba yang berbintik dan berbelang itu yang menjadi upah Yakub, sehingga mudah dikontrol. Kalau tidak ada tanda-tanda ini, dianggap barang curian. Dan Tuhan memberkatinya.

KEJADIAN 30:34-36 LABAN SETUJU

Laban langsung setuju, sebab itu sangat membatasi Yakub dan Laban juga membersihkan semua binatang yang berbintik dan berbelang sejauh 3 hari perjalanan terpisah dari Yakub. Sebab itu kemungkiann untuk mendapat turunan yang demikian menjadi kecil dan Laban mengharapkan masih akan mendapat banyak keuntungan dari Yakub.

KEJADIAN 30:37-38 CARA YAKUB, DENGAN “TAMBAHAN IMAN”

Yakub memang penuh ide dan dengan akalnya ia berusaha mendapatkan turunan yang berbintik dan berbelang. Sebetulnya cara ini tidak mungkin bisa berhasil, sebab warna bulu binatang itu adalah turunan bukan karena sekedar melihat terus carang-carang yang dibuat berbelang-belang. Seringkali manusia yang penuh ide ini menambahkan macam-macam tambahan untuk menolong Tuhan atau menolong imannya. Kalau itu tidak melawan Firman Tuhan dan orangnya tetap harap Tuhan, boleh-boleh saja ditambahkan meskipun tidak ada gunanya, hanya memuaskan hati Kol 2:23.

Abraham dan Sarah menambahkan pada imannya: Hagar, supaya melahirkan seorang anak yang akan diangkat anak, tetapi itu justru menjadi penghalang dan pengganggu, menimbulkan macam-macam problem sehingga harus dibuang sehingga menimbulkan banyak kepahitan dan masalah. Cara-cara Yakub tidak sampai menimbulkan gangguan, tetapi bisa menyesatkan sehingga harap pada akal-akalannya. Untung Yakub tetap harap Tuhan sehingga Tuhan tetap memberkatinya.

KEJADIAN 30:39-40 PEKERJAAN YANG SIA-SIA

Yakub memberi banyak waktu untuk cara-caranya ini tetapi sebetulnya itu tidak akan memberi hasil. Kalau Yakub mau bertanya-tanya akan Tuhan, ia akan tahu yang betul dan tidak perlu banyak membuang waktu dengan sia-sia. Sekalipun dalam pekerjaan sekuler, kita perlu terus bertanya-tanya akan Tuhan dan minta pimpinan-Nya, sebab Tuhan mau memimpin, meskipun dalam hal-hal sekuler. Daud membuang waktu sia-sia selama 3 tahun untuk mengatasi kegagalan panen yang menyebabkan kelaparan dalam negerinya. Usahanya sungguh-sungguh tetapi sia-sia 2Sam 21:1. Waktu Daud bertanya-tanya akan Tuhan, maka hasilnya tepat dan langsung mendatangkan hasil. Sebab itu belajar selalu bertanya-tanya pada Tuhan dan minta pimpinan-Nya supaya kita bisa menebus waktu untuk hal-hal rohani Ef 5:16 KJI dan waktu, tenaga, biaya kita tidak habis dengan sia-sia. (Yakub juga buang waktu sia-sia kurang lebih 23 tahun waktu Yusuf “mati”, sebab tidak bertanya-tanya Tuhan, hanya menuruti logika dan perasaan hatinya). Tentu kita harus selalu hidup benar di hadapan Tuhan (atau kalau ada salah lekas dibereskan supaya selalu ada hubungan baik dengan Tuhan siang malam dalam kesucian 1Tes 5:10). Berjalan dengan Tuhan (dipimpin Roh), hasilnya akan maksimal, sebab Tuhan tahu yang akan datang dan tahu jalan yang terbaik, sebab itu selalu bertanya-tanya dan bersekutu dengan Tuhan, minta dan cari pimpinan Roh, maka kita bisa berhasil dan punya banyak kelebihan waktu untuk hal-hal rohani (tebus waktu) sehingga rohani kita bisa tumbuh dengan baik dan limpah.

KEJADIAN 30:41 PERGUMULAN DALAM PEKERJAAN

Orang beriman tetap menghadapi pergumulan dalam pekerjaannya, tetapi jangan kuatir, jangan salah langkah, datang kepada Tuhan, bertanya-tanya dan minta pimpinan-Nya dan terus tinggal dalam hidup yang berkenan kepada Tuhan. Cara yang paling efektif adalah kalau kita dipimpin Roh sehingga hasilnya menjadi maksimal. Tanpa Tuhan kita bisa ditipu iblis dan akal kita sendiri sehingga waktu, tenaga, biaya bahkan sejahtera dan kesucian kita bisa dihabiskan dan rohani akan makin terpuruk dan keadaan makin jelek dan ruwet. Sebab itu perlu ada masa teduh di bawah kaki Tuhan Luk 10:39-42 setiap hari (ingat 10% waktu untuk Tuhan) sehingga kita bisa mendapatkan pimpinan dan berkat-Nya dengan efektif dan rohani kita tumbuh. Masa teduh itu penting supaya kita tetap ada dalam jalan Tuhan dan untuk pemeriksaan supaya jangan keluar dari jalan Tuhan serta kita dikuatkan selalu seperti dihubungkan dengan”charger” dari Allah. Jangan abaikan masa teduh ini, kerjakan dengan sukacita dan penuh harap pada Tuhan supaya tetap ada hubungan baik dengan Tuhan dan terus menerima pimpinan-Nya untuk hal-hal sekuler dan rohani.

Butuh waktu. Apalagi orang yang ingin lekas menjadi kaya seringkali tidak sabar, minta cepat menjadi orang kaya baru. Percintaan uang akan membuat orang menjadi mata gelap dan menimbulkan banyak dosa 1Tim 6:9-10 sehingga ditinggalkan Tuhan dan berkat Tuhan juga hilang! Diganti siasat iblis dengan hukumannya.

KEJADIAN 30:42 KESALAHAN YAKUB

Yakub berusaha supaya yang kuat menjadi miliknya dan yang lemah menjadi milik Laban. Apakah ini benar? Kadang-kadang orang yang cinta uang atau ingin lekas kaya, berpikir kabur, tidak tahu yang benar dan berkata bahwa sedikit-sedikit salah tidak apa-apa. Dalam hal-hal seperti ini coba ditanyakan kepada sang pemilik, maka pasti Laban tidak mau mendapat yang lemah-lemah saja, lalu yang kuat untuk Yakub. Mungkin Laban tahu, curiga atau tidak tahu, tetapi Laban mengganti upah Yakub sampai 10 kali, terus menerus diganti supaya kalau Yakub bersiasat gagal, ia mendapat lebih banyak Kej 30:41. Tuhan izinkan ini terjadi supaya Yakub sadar akan kekurangannya dan kembali hidup benar serta berharap Tuhan. Pasti kalau upahnya ditukar timbul banyak kesulitan, tetapi Laban sang pemilik juga tidak mau dirugikan.

Cara kerja Laban itu duniawi, ia tidak segan-segan ingkar janji dengan bermacam-macam alasan. Orang yang cinta uang akan berbuat banyak dosa dan menghalalkan banyak hal-hal yang salah seperti Laban. Dalam dunia hal ini sudah biasa, segala siasat dan tipu daya timbul sebab cinta uang (yang akan jadi jalan kepada Antikris). Sebab itu kita perlu bersandar Tuhan, terus lekat dan dipimpin Roh supaya kita selalu ingat tujuan hidup kita di Surga dan tidak tertipu oleh hal-hal yang fana, apalagi kalau sudah terikat dan terbius. Terus minta pimpinan Roh, sehingga rohani juga terus terpelihara. Kita harus ingat, perjalanan kita di dunia ini berkuku kembar, jangan hanya hidup dalam hal-hal yang fana tetapi terutama untuk yang kekal Im 11:3. Jangan takut bersaing dengan “Laban-Laban” dan hadapi segala siasat yang jahat bahkan licik, asal kita tetap berjalan dengan Tuhan, Tuhan sanggup melepaskan kita dari serigala-serigala ganas, juga dari singa-singa meskipun kita hanya domba yang tidak bertanduk Mat 10:16, 1Pet 5:8, tetapi ber-Tuhan yang Maha kuasa! Bahkan di akhir zaman yang jahat dan dahsyat, Tuhan akan memberkati Gereja-Nya yang penuh dan dipimpin Roh. Tetapi tujuan menjadi Kristen bukan untuk kaya atau mulia dalam dunia; kalau ini tujuannya, Tuhan tidak akan memberkati sebab berkat Tuhan diberikan sebagai fasilitas dari kekayaan dan kemuliaan rohani yang sudah didapatnya Mat 6:33. Tuhan tidak akan memberkati hanya uang dan kemuliaan dunia ini, itu akan menjadi jerat dan berhala Kol 3:5 sehingga batal / susah masuk Surga Mat 19:23.

KEJADIAN 30:43 YAKUB DIBERKATI DENGAN LIMPAH

Rupa-rupanya Yakub disucikan dari kesalahan-kesalahannya, sebab Tuhan berkenan kepadanya. Kalau seorang tidak mau disucikan dari dosa-dosanya, dosanya akan tumbuh sehingga putus hubungan dengan Tuhan Yes 59:2 dan berkat Tuhan juga berhenti. Tetapi kalau Tuhan memberkati, sekalipun di tengah-tengah serigala dan singa dan macam-macam malapetaka lainnya, masih bisa diberkati sebab Tuhan maha kuasa, tetapi jangan masa bodoh, malas, hidup sendiri, apalagi berdosa. Makin hari keadaan makin sulit di mana-mana, kita harus makin lekat dengan Tuhan dan terus dipimpin oleh-Nya maka rohani terpelihara dan tumbuh, fasilitas yang kita perlukan juga pasti ditambahi oleh Allah.

KESIMPULAN

Yang memberi berkat itu Allah dan orang yang diperkenankan pasti dicukupi dengan segala kebutuhannya, asal jangan fasilitas itu membuatnya berdosa atau undur dari Tuhan. Ingat bangsa Israel di Kanaan, kalau mereka makmur dan undur, Tuhan izinkan musuh mengganggu bahkan menghabiskan mereka. Tetapi kalau mereka bisa memakai berkat Tuhan dengan baik, pasti mereka berkecukupan, bahkan limpah.

Umat Tuhan berhasil bukan sebab cara-caranya, tetapi sebab orangnya berkenan pada Tuhan, termasuk mau terus dipimpin oleh-Nya. Sebab itu belajar menjadi cerdik dan terus dipimpin Roh supaya kita ada dalam rencana Tuhan terus menerus, baik bekerja apa dan bagaimana mengerjakannya, belajar terus dipimpin Roh. Belajar bertanya-tanya juga pada saudara-saudara seiman yang rohani dan tulus (tidak makan orang) dan merahasiakan sahabatnya Ams 25:9 supaya tumbuh dalam rohani. Tuhan sanggup memberkati. Jangan lupa hati untuk Tuhan, beri waktu untuk masa teduh dan ibadah, prioritas pada Tuhan dan didukung seluruh keluarga beribadah kepada Tuhan, supaya kita mahir dipimpin Roh dan tumbuh dalam rencanaNya, maka segala fasilitas juga akan diberikan.

Filed in: Konsultasi

No comments yet.

Leave a Reply