MENJADI ANAK YANG BAIK HATI

0
26

Adik-adik yang dikasihi Yesus Kristus!

Siapa yang pernah memperhatikan anjing dan kucing yang sedang menggoyang ekornya. Ketika kedua ekor binatang yang berbeda menggoyang ekornya mereka menunjukkan maksud yang berbeda. Jika seekor anjing sedang menggoyang ekornya (biasanya agak cepat), berarti anjing itu sedang senang dan ingin mengajak bermain. Sebaliknya jika seekor kucing sedang menggoyang ekornya (biasanya perlahan) berarti ia sedang marah da bersiap untuk menyerang. Nah bisa dibayangkan apa yang akan terjadi ketika keduanya berdiri berhadapan dan sedang menggoyangkan ekornya? Pasti perkelahian besar! Sebab kedunya memiliki pandangan yang bertolak belakang tentang maksud dari “menggoyang ekor”, hingga mereka salah mengerti. Anjing yang sedang menggoyang ekornya mengira kucing yang sedang menggoyang ekornya ingin diajak bermain ternyata sedang marah, jadi ketika anjing mendekat kucing langsung mnyerang dengar cakarnya sehingga membuat anjing juga marah sehingga terjadi saling menggigit.

Adik-adik dari cerita ini menggambarkan sering kali terjadi, ketika bermain ada pertengkaran dan perkelahian karena ada yang tidak mau diajak bermain tapi teman lainnya memaksa bermain, akibatnya  perselisihan paham. Belajarlah untuk mengenal sifat temanmu baru diajak belajar dan bermain. Perbedaan sifat adalah karunia Tuhan bagi setiap manusia dan itu akan menjadi indah bila saling memahami dan ada saling pengertian. Bacaan Alkitab tadi mengungkapkan, Dan akhirnya, hendaklah kamu semua seia sekata, seperasaan, mengasihi saudara-saudara, penyayang dan rendah hati, dan janganlah membalas kejahatan dengan kejahatan, atau caci maki dengan caci maki, tetapi sebaliknya, hendaklah kamu memberkati, karena untuk itulah kamu dipanggil, yaitu untuk memperoleh berkat.  Karena itu semua diajarkan harus hidup rendah hati dan saling mengasihi, saling memaafkan,  tolong-menolong dan saling berdoa. Segala sikap yang tidak baik harus ditinggalkan dan dibuang dalam kehidupan adik-adik sekalian; contoh suka mengganggu teman atau kakak atau adik yang sedang belajar, beribadah, bermain atau beristirahat; sikap yang suka berdusta; malas belajar dan beribadah; kalau disuruh orang tua harus disewa; berlagak sombong.

Jadilah anak sekolah minggu yang baik hati sehingga disukai oleh semua orang. Belajarlah hidup rendah hati, penuh cinta damai dan mau membantu sesama teman yang mengalami kesulitan dan kesukaran. Taatlah kepada orang tua, guru di sekolah dan di sekolah minggu. Berusahalah terus untuk rajin belajar, rajin bekerja, rajin beribadah dan rajin berdoa supaya Tuhan Yesus menolong dan memberkati adik-adik sekalian. Amin!

 

Dikutip dari : http://kgpm-sentrum.blogspot.com/2012/07/menjadi-anak-yang-baik-hati.html

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here