Kamu Bukanlah Produk Gagal! Tuhan Masih Memiliki Rancangan Untukmu!

0
11

Pernahkah kalian merasa bahwa hidup kalian tidak ada gunanya? Mungkin kalian sudah melakukan sebuah kesalahan yang membuat kalian begitu menyesal, atau mungkin kalian saat ini sedang berada di posisi yang rasanya sudah tidak ada jalan keluarnya. Satu kalimat yang dapat saya berikan adalah: “Ingatlah kembali janji Tuhan!”

“Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan.” (Yeremia 29:11)

Ketika kamu berhenti mempercayai kebohongan dari musuh-musuhumu, baru kamu dapat memiliki ruangan di dalam hatimu untuk mempercayai kebenaran dari Tuhan—“Tuhan menciptakanmu tidak dengan kebetulan! Dia memiliki rancangan baik untukmu! Kamu bukanlah sebuah produk gagal, tetapi kamu adalah ciptaan yang diciptakan untuk sebuah tujuan yang mulia!”

1 Samuel 16:6-11

“Ketika mereka itu masuk dan Samuel melihat Eliab, lalu pikirnya: “Sungguh, di hadapan TUHAN sekarang berdiri yang diurapi-Nya.” Tetapi berfirmanlah TUHAN kepada Samuel: “Janganlah pandang parasnya atau perawakan yang tinggi, sebab Aku telah menolaknya. Bukan yang dilihat manusia yang dilihat Allah; manusia melihat apa yang di depan mata, tetapi TUHAN melihat hati.”

Lalu Isai memanggil Abinadab dan menyuruhnya lewat di depan Samuel, tetapi Samuel berkata: “Orang inipun tidak dipilih TUHAN.” Kemudian Isai menyuruh Syama lewat, tetapi Samuel berkata: “Orang inipun tidak dipilih TUHAN.” Demikianlah Isai menyuruh ketujuh anaknya lewat di depan Samuel, tetapi Samuel berkata kepada Isai: “Semuanya ini tidak dipilih TUHAN.”

Lalu Samuel berkata kepada Isai: “Inikah anakmu semuanya?” Jawabnya: “Masih tinggal yang bungsu, tetapi sedang menggembalakan kambing domba.” Kata Samuel kepada Isai: “Suruhlah memanggil dia, sebab kita tidak akan duduk makan, sebelum ia datang ke mari.”

Kemudian disuruhnyalah menjemput dia. Ia kemerah-merahan, matanya indah dan parasnya elok. Lalu TUHAN berfirman: “Bangkitlah, urapilah dia, sebab inilah dia.” Samuel mengambil tabung tanduk yang berisi minyak itu dan mengurapi Daud di tengah-tengah saudara-saudaranya. Sejak hari itu dan seterusnya berkuasalah Roh TUHAN atas Daud.”

Ayahnya Daud meremehkan Daud oleh karena penampilan fisik yang ia miliki, tetapi Tuhan malah memilih Daud untuk sebuah tujuan yang mulia—yaitu mengalahkan Goliat dan membawa kemakmuran bagi Bangsa Israel. Dunia seringkali memanggil kita berdasarkan kelemahan-kelemahan dan kegagalan-kegagalan kita, tetapi Tuhan selalu memanggil kita berdasarkan nama kita dan tujuanNya di dalam hidup kita.

Yang menariknya dari kisah ini adalah: Bukan Daud yang mencari Tuhan, tetapi Tuhan lah yang mencari Daud. Jika kamu saat ini membaca tulisan ini dan merasa bahwa Tuhan sedang ingin menyampaikan sesuatu kepadamu melaluinya, percayalah bahwa Tuhan lah yang mengirimkannya kepada kamu. Tuhan ingin mengatakan kepadamu bahwa seperti Dia yang memanggil Daud sebagai Raja atas Israel di saat ayahnya memanggilnya sebagai seorang yang lemah, Tuhan juga mengatakan kepadamu bahwa Dia memanggilmu untuk sebuah tujuan besar di saat dunia mengatakan kamu adalah sebuah produk gagal.

Pada hari ini kamu memiliki pilihan: Untuk percaya akan apa yang Tuhan telah katakan kepadamu, atau percaya akan apa yang dunia katakan kepadamu. Saya percaya kenyataan setiap dari kita saat ini masih bisa bernapas, bukanlah sebuah kebetulan, melainkan karena kasih karunia Tuhan. Dia masih memiliki rancangan baik untukmu di tengah-tengah masalahmu dan di tengah-tengah masa lalu kelammu. Tuhan dapat menggunakan setiap orang sebagai bejanaNya untuk melakukan hal-hal besar.

Dia dapat mengubah seorang gembala domba bertubuh kecil untuk mengalahkan seorang raksasa, Dia dapat menggunakan seorang nelayan ikan yang tidak berpendidikan untuk menjadi pemimpin gerejanya yang mula-mula, dan Dia dapat mengubah seorang pembunuh orang-orang Kristen menjadi seorang penginjil Kristus terhebat sepanjang sejarah. Tentunya, Dia juga dapat menggunakanmu untuk melakukan hal-hal besar bagi kemuliaanNya.

“Karena kita ini buatan Allah, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik, yang dipersiapkan Allah sebelumnya. Ia mau, supaya kita hidup di dalamnya.” (Efesus 2:10)

Dikutip dari : http://www.gracedepth.com/kamu-bukanlah-produk-gagal-tuhan-masih-memiliki-rancangan-untukmu/

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here